Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 05.30 WIB

MU vs Fulham: Ruben Amorim Tegaskan United Harus Dewasa, Bruno Fernandes Ungkap Alasan Penalti Gagal

pertandingan Manchester United vs Fulham. (X/@thisyenenesef)  - Image

pertandingan Manchester United vs Fulham. (X/@thisyenenesef) 

JawaPos.com-Pelatih Manchester United Ruben Amorim menilai timnya perlu menunjukkan kedewasaan. Setan Merah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Fulham di Craven Cottage pada Minggu (24/8).

United sempat unggul lebih dahulu lewat gol bunuh diri Rodrigo Muniz. Namun keunggulan itu hilang setelah Fulham menyamakan kedudukan melalui Emile Smith Rowe pada menit 73.

Seusai pertandingan, Amorim mengatakan, tim terlalu cepat menurunkan intensitas permainan setelah unggul. Dia menekankan bahwa United masih harus banyak belajar agar mampu menjaga kendali dalam pertandingan.

Amorim menyebut, para pemain sudah bekerja keras sepanjang pekan, namun tetap perlu berkembang dalam hal menjaga konsentrasi dan ketenangan di momen penting.

"Saya pikir kami mencetak gol dan kemudian kami lupa tentang cara kami bermain. Kami sangat ingin menang, dan itu adalah perasaan yang bagus. Kami mencetak gol dan semua orang di lapangan berpikir. Ayo pertahankan keunggulan dan coba menangkan pertandingan," ujar Amorim dikutip melalui laman The Guardian, Senin (25/8).

"Kami harus banyak menjadi dewasa sebagai sebuah tim. Bagi saya, hal yang paling penting adalah selama seminggu mereka bekerja sangat keras, hari ini kami bekerja sangat keras, dan kami akan meningkat," lanjut Amorim.

Sementara itu, kapten tim Bruno Fernandes menjadi sorotan setelah gagal mengeksekusi penalti di babak pertama. Tendangannya melambung tinggi di atas mistar gawang.

Fernandes menjelaskan bahwa sebelum mengambil tendangan, dia sempat bersinggungan dengan wasit Chris Kavanagh yang berdiri di dekat titik penalti. Hal tersebut mengganggu kosentrasi.

Namun, dia juga menegaskan bahwa kegagalan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya. Kesalahannya terletak pada cara menendang bola yang membuat arah sepakan melenceng.

"Sebagai eksekutor penalti, Anda memiliki rutinitas Anda sendiri, hal-hal Anda sendiri yang Anda lakukan. Itu membuat saya kesal karena wasit tidak meminta maaf. Itulah yang memicu saya pada saat itu, tetapi itu bukan alasan untuk kegagalan penalti. Saya menempatkan kaki saya terlalu di bawah bola dan itulah mengapa bola akhirnya melayang di atas mistar," kata Bruno dikutip melalui laman The Guardian.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore