
Cristian Romero melakukan selebrasi golnya meski dianulir wasit, Spurs tetap unggul di akhir laga. (Instagram @spursofficial)
JawaPos.com - Pertandingan Premier League antara Tottenham Hotspur dan West Ham (3-0) di London Stadium memunculkan kontroversi besar setelah gol Cristian Romero dianulir.
Keputusan wasit Jarred Gillett yang dikonfirmasi VAR menuai kecaman dari pemain dan pengamat sepak bola, termasuk James Maddison yang cedera ACL.
Dilansir dari Daily Mail, Minggu (14/9), insiden kontroversial terjadi sekitar 20 menit pertandingan ketika Tottenham tampak unggul melalui sundulan Cristian Romero dari tendangan pojok Mohammed Kudus.
Namun, wasit Jarred Gillett segera meniup peluit dan menganulir gol tersebut karena menilai Micky van de Ven melakukan dorongan terhadap Kyle Walker-Peters yang memengaruhi kemampuan bermain bola. VAR kemudian mengonfirmasi keputusan ini.
James Maddison, yang absen sepanjang musim karena cedera ACL, melancarkan kritik pedas terhadap keputusan wasit dan VAR melalui akun X-nya, @madders10.
“Sejujurnya, wasit dan VAR telah memulai musim ini dengan sangat buruk. Jika gol itu dianulir karena pelanggaran, kalian tidak akan pernah lagi melihat tendangan pojok diambil tanpa wasit meniup peluit karena sesuatu,” tulis Maddison.
Kritikan Maddison menyoroti buruknya kinerja pengadil pertandingan di awal musim Premier League.
Tak hanya Maddison, pemain Tottenham lain termasuk Romero juga terlihat marah dan mempertanyakan keputusan Gillett di lapangan.
Sementara itu, analis sepak bola Jamie Redknapp menilai keputusan wasit terlalu keras. Dalam komentarnya di Sky Sports, Redknapp menyebut bahwa kontak antara Van de Ven dan Walker-Peters terlalu minim untuk membatalkan gol, sehingga keputusan tersebut dianggap kontroversial.
Tottenham Hotspur menghadapi situasi sulit karena gol yang seharusnya menjadi pembuka laga itu dianulir. Kontroversi ini menambah tekanan pada sistem VAR dan wasit di Premier League, terutama di awal musim yang biasanya masih mencari ritme.
Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan perdebatan tentang standar penggunaan VAR dan keputusan wasit.
Pada akhirnya, Tottenham Hotspur harus bangkit dari kontroversi ini untuk meraih hasil positif di laga-laga berikutnya. Sementara itu, penggemar dan pakar sepak bola menunggu respons liga terhadap kontroversi yang semakin sering terjadi di Premier League.
