
Enzo Maresca memberi arahan anak asuhannya saat The Blues bertandang ke markas Lincoln City. (Darren Walsh/Chelsea FC)
JawaPos.com–Enzo Maresca mengakui kesulitan melawan tim kasta bawah, setelah Chelsea berhasil comeback untuk mengalahkan Lincoln City 2-1 pada Rabu (24/9), sukses menghindar dari kekalahan memalukan di Piala Carabao.
Lincoln, tim divisi tiga Inggris ini berhasil mengungguli Chelsea terlebih dahulu pada menit ke-42 di Stadion LNER setelah memanfaatkan kesalahan Enzo Fernandez memungkinkan Ryan Street mencetak gol untuk tuan rumah.
Usai jeda tertinggal satu gol, Chelsea langsung mencetak dua gol dalam lima menit di babak kedua melalui Tyrique George dan Facundo Buonanotte, yang sama-sama mencetak gol pertamanya untuk The Blues memastikan ke putaran keempat kompetisi ini.
Meski menang, Maresca merasa perubahan taktik membantu kebangkitan mereka di babak kedua, tetapi pelatih kepala Chelsea itu mengakui bahwa kesulitan melawan tim dari kasta bawah Inggris.
"Tentu saja, tentu saja, tentu saja. Saya tahu beberapa dari mereka (pemain inti) tidak bermain dalam pertandingan seperti ini. Saya bertanya berapa kali kepada mereka, bermain melawan tim League One (divisi ketiga) karena saya perlu mengubah permainan,” ujarnya.
"Ini bukan pertandingan yang sama karena hasrat (menang) yang berlipat ganda. Kami sedikit kesulitan di babak pertama, tetapi kami jauh lebih baik di babak kedua dan kami memenangkan pertandingan,” tambah pelatih Italia itu.
"Jika pertandingan berikutnya melawan tim League One (divisi ketiga) atau League Two (divisi kedua) di laga tandang, pengalaman ini pasti akan bagus untuk pertandingan berikutnya. Ini pengalaman yang bagus.”
Alejandro Garnacho mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter pertamanya setelah kepindahannya senilai GBP 40 juta dari Manchester United di rampungkan Chelsea menjelang penutupan bursa transfer.
Tetapi pemain sayap Argentina ini dicemooh tanpa ampun dan aneh oleh para pendukung Lincoln yang riuh memenuhi Stadion LNER yang tak mengherankan para pemain Lincoln bisa unggul terlebih dahulu berkat semangat dari para supporternya.
Mereka terus-menerus menekan dan mengganggu pemain Chelsea di lapangan hampir sepanjang pertandingan, dengan The Blues berulang kali kesulitan mengatasi situasi bola mati ketika Filip Jorgensen gagal mengantisipasi beberapa serangan lawan.
"Saya tidak tahu berapa banyak bola yang mereka (Lincoln) masukkan ke kotak penalty (Jorgensen). Sejujurnya, itu tidak mudah bagi kiper mana pun (karena tekanan supporter)," lanjut Maresca.
"Ini tidak mudah karena mereka membawa begitu banyak pemain. Bagi Filip, ini adalah pertandingan pertama musim ini, jadi tidak mudah, tetapi kami menang. Saya (sebenarnya) sangat khawatir tentang pertandingan ini," ucap dia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
