
Permainan Real Madrid menjadi studi kasus sempurna tentang bagaimana sebuah tim dapat mendominasi lawan.
JawaPos.com - Real Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso menunjukkan kecerdasan taktik yang luar biasa dalam kemenangan 4-1 melawan Levante. Dilansir dari Laman Instagram Real Madrid, pada Rabu (24/9).
Permainan Real Madrid menjadi studi kasus sempurna tentang bagaimana sebuah tim dapat mendominasi lawan dengan struktur serangan yang terorganisir dan gerakan pemain fleksibel.
Memasuki fase menyerang, Real Madrid memakai struktur 3-2-5 bertujuan menciptakan keunggulan numerik yang signifikan di lini depan. Opsi penyerangan pertama dioptimalkan adalah memanfaatkan koridor half-space.
Gerakan dua pemain tengah Real Madrid, Valverde dan Ceballos, berperan penting untuk menarik perhatian pemain lawan, yang pada akhirnya membuka ruang bagi Guler dan Vinicius untuk menerima bola dan menciptakan peluang.
"Strategi ini secara efektif memanipulasi pertahanan 4-4-2 Levante, menciptakan ketidakseimbangan dan kesulitan bagi lawan untuk melacak pergerakan pemain Madrid," ungkap Tommy Desky, dikutip dari kanal youtube Tommy Desky, pada Rabu (24/9).
Fleksibilitas permainan Real Madrid, terlihat saat bola diarahkan ke sisi lebar lapangan, di mana Vinicius sering menggunakan skill individunya untuk menyedot perhatian lawan, sehingga menciptakan ruang terbuka bagi rekan setimnya.
Selain itu, Real Madrid menunjukkan efisiensi luar biasa dalam transisi dari bertahan ke menyerang dan terbukti krusial dalam terciptanya gol-gol mereka. Proses gol pertama terjadi setelah pemain Levante kehilangan bola di area tengah.
Keunggulan ini menegaskan bahwa Real Madrid tidak hanya dominan dalam skema serangan terstruktur, tetapi juga mematikan saat mendapatkan kesempatan melalui transisi cepat.
Bahkan kekuatan individu para pemain Real Madrid dalam sistem strategi permainan Xabi Alonso, di mana setiap pemain mampu beradaptasi dengan taktik apapun yang diterapkan.
Terlihat, Performa Mastantuono dan Garcia menjadi bukti bahwa Xabi Alonso tidak hanya mengandalkan taktik kolektif, tetapi juga mendorong pertumbuhan individu untuk mencapai potensi maksimal.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
