Arne Slot (Instagram @liverpoolfc)
JawaPos.com - Pelatih Liverpool, Arne Slot, menolak mentah-mentah teori yang dilontarkan pelatih legenda Arsenal, Arsene Wenger. Sebelumnya, Wenger menyebut keputusan memainkan Florian Wirtz sebagai gelandang serang (nomor 10) telah 'menghancurkan' lini tengah The Reds.
Wenger, yang kini menjadi komentator, sempat memberikan kritikan tajam. Ia mengklaim Wirtz pindah ke Liverpool dengan syarat harus bermain sebagai Nomor 10. Menurut Wenger, ini memaksa Slot mencadangkan gelandang kunci seperti Dominik Szoboszlai, dan justru merusak keseimbangan lini tengah yang dihuni Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister, sehingga Liverpool seolah 'mundur' ke komposisi musim lalu.
"Ketika Wirtz memiliki pilihan antara pergi ke Bayern Munich atau Liverpool, dia berkata kepada Liverpool: 'Saya akan datang kepada anda jika saya bermain No 10. Saya tidak ingin bermain melebar'. Liverpool, untuk mendapatkannya, mereka bilang OK. Mereka memainkannya sebagai starter dan mereka menghancurkan lini tengah mereka, yaitu Gravenberch, Mac Allister, Szoboszlai. Untuk memainkan Wirtz, mereka mengeluarkan Szoboszlai. Apa yang telah mereka lakukan? Mereka telah kembali ke lini tengah mereka tahun lalu," ujar Wenger dikutip melalui laman The Guardian, Sabtu (8/11).
Pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, berpendapat bahwa fokus seharusnya bukan pada posisi Wirtz, melainkan adaptasi dan chemistry tim. Ia menegaskan bahwa bakat Wirtz tidak perlu diragukan, dan pemain asal Jerman itu hanya butuh waktu.
"Setiap orang berhak atas pendapatnya. Kami punya lima atau enam gelandang yang sangat bagus, dan mereka semua bisa bermain bersama. Tapi, mereka butuh waktu bermain lebih banyak bersama agar setiap pemain mengeluarkan potensi terbaik," ujar Slot dikutip melalui laman The Guardian.
"Wirtz butuh waktu untuk beradaptasi dengan rekan setimnya, dan rekan setim perlu waktu untuk beradaptasi dengannya," tambahnya.
Terbukti, Wirtz tampil lebih meyakinkan saat digeser ke posisi sayap kiri dalam kemenangan Liga Champions melawan Real Madrid. Posisi ini juga yang sering ia mainkan di bawah asuhan Xabi Alonso di Bayer Leverkusen dan Timnas Jerman.
Di sisi lain, Slot juga mengakui bahwa ia harus melakukan rotasi lebih banyak dari yang ia inginkan. Ia menjelaskan hal itu terjadi karena serangkaian cedera, termasuk pada Mac Allister, Conor Bradley, Jeremy Frimpong, dan Isak.
"Ada alasan yang sangat jelas mengapa kami harus melakukan perubahan lebih banyak. Ambil contoh Mac Allister, jika anda melewatkan pramusim, anda tidak siap bermain tiga pertandingan dalam tujuh hari. Jika dipaksakan, anda akan cedera," jelasnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
