
Xabi Alonso dan Skuad Real Madrid 2025/2026. (AP Photo/Manu Fernandez)
JawaPos.com–Meskipun belum ada keraguan mengenai posisi manajerial dan masa depan Xabi Alonso di Santiago Bernabeu, petinggi Real Madrid khawatir dengan kebuntuan yang terjadi antara instruksi pelatih kepala dan tindakan para pemain di lapangan.
Awal musim Madrid yang nyaris sempurna di bawah pimpinan Alonso, saat ini sedang mengalami goncangan. Lima hari setelah kalah tipis 1-0 dari Liverpool di Anfield, Los Blancos ditahan imbang tanpa gol oleh Rayo Vallecano pada Minggu (9/11).
Ini adalah pertama kali sejak Mei 2023, Madrid gagal mencetak gol dalam dua pertandingan berturut-turut. Penampilan mereka di dua laga tersebut membuat para penggemar terkejut.
Sebenarnya Madrid mencatatkan lebih banyak tembakan daripada Rayo. Tapi kualitas peluang tersebut sangat minim untuk tercipta sebuah gol. Liverpool yang sedang terpuruk di Liga Inggris saja berhasil membuat Madrid kesulitan menciptakan peluang.
Setelah memulai musim dengan 13 kemenangan dari 14 laga, Diario AS mengungkap penyebab penurunan performa ini diakibatkan antara komunikasi staf pelatih dan para pemain serta ruang ganti yang tidak memahami beberapa instruksi Alonso.
Ini bukan pertama kalinya hubungan antara juru taktik 43 tahun ini dan skuadnya dipertanyakan. Ketidaksukaan Vinicius terhadap kebijakan rotasi Alonso sangat jelas, sementara anggota pilar lainnya dilaporkan frustrasi dengan sang pelatih yang suka mengontrol.
Gagasan bahwa Alonso mengira dirinya Pep Guardiola konon telah mulai muncul di Santiago Bernabeu dan Valdebebas oleh beberapa anggota skuad Madrid yang tidak menyukai sikap mantan pelatih Bayer Leverkusen ini.
Jeda internasional November memberi semua orang di ibu kota waktu untuk menenangkan diri. Selama Madrid tetap berada di puncak klasemen La Liga dan berada di delapan besar klasemen Liga Champions. Alonso tentu saja tidak khawatir akan masa depannya.
Sebagai mantan gelandang di klub ini selama setengah dekade, Alonso sangat familiar dengan reaksi hiperbolik terhadap segala hal seputar tim ibu kota ini. Pengalamannya dengan gejolak yang dipicu penurunan performa akan selalu menjadi bola panas di berbagai media.
Alonso dengan cepat berusaha meredam krisis ini setelah hasil imbang 0-0 di markas Rayo Vallecano.
"Ini Madrid dan kita semua tahu di mana kita berada. Ini masih November, jalan masih panjang," ungkap Xabi Alonso.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
