
Gennaro Gattuso saat mendampingi Timnas Italia di pinggir lapangan. (Reuters/Cathrin Mueller)
JawaPos.com-Italia menang susah payah saat mengalahkan Moldova 2-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I zona UEFA. Kemenangan tim asuhan Gennaro Gattuso hadir lewat dua gol di pengujung laga.
Italia kini duduk di urutan dua dengan 18 poin dari tujuh laga, tertinggal tiga angka dari Norwegia yang baru saja mengalahkan Estonia 4-1. Kemenangan ini secara matematis Gli Azzuri masih bisa menjadi juara grup dan terhindar dari babak playoff.
Italia dan Norwegia akan bertemu di Milan dalam laga terakhir Grup I pada Senin (17/11) pukul 02.45 WIB. Gli Azzurri butuh kemenangan dengan selisih minimal sembilan gol untuk bisa lolos langsung ke Piala Dunia.
Jika skor tersebut gagal terwujud, Norwegia akan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kali sejak 1998 dan Italia akan menjalani playoff pada Maret untuk ketiga kali secara berturut-turut.
Bertanding di Stadionul Zimbru, Jumat (14/11) dini hari, peluang pertama Italia hadir lewat tembakan Giacomo Raspadori di menit ke-6, namun bisa digagalkan kiper tuan rumah Andrii Kozhukhar.
Pada menit ke-12, Kozhukhar kembali menepis tembakan jarak dekat Bryan Cristante yang mengarah ke sudut kiri gawang. Dia juga menghalau peluang kedua Raspadori semenit kemudian.
Usai turun minum, Sandro Tonali nyaris mencetak gol di menit ke-71, namun tembakan jarak jauhnya diblok Kozhukhar. Begitu juga dua peluang dari Mateo Retegui tak lama kemudian yang mudah terbaca.
Penyerang muda Francesco Pio Esposito juga turut mengancam gawang Moldova, namun tembakannya dari skema serangan balik bisa ditangkap Kozhukhar. Tuan rumah coba memberi tekanan lewat tembakan jarak jauh Vladimir Fratea di menit ke-78, namun bisa diamankan kiper Italia, Guglielmo Vicario.
Gol yang ditunggu Italia akhirnya datang di menit ke-88. Gianluca Mancini meneruskan crossing rendah Federico Dimarco dengan tandukan ke sudut kiri yang kali ini tak mampu dibendung Kozhukhar.
Esposito menggandakan keunggulan Italia di masa injury time. Dia meneruskan umpan silang Matteo Politano dari sisi kanan dengan tandukan yang kembali masuk ke sudut kiri gawang Moldova. Skor 2-0 bertahan hingga akhir.
Data Dan Fakta Menarik
Italia membukukan 0,97 gol yang diharapkan (xG) di babak pertama, tetapi tidak mampu menembus pertahanan Moldova yang tangguh, yang hanya menguasai bola sebanyak 17,7 persen pada babak pertama yang bermain sangat defensif. xG Gli Azzzuri secara keseluruhan 2,59 sementara Moldova hanya 0,41.
Kemenangan itu juga membuat Gattuso menjadi pelatih Italia ketiga yang memenangi masing-masing dari lima pertandingan pertama saat bertugas, setelah Edmondo Fabbri antara tahun 1962 dan 1963 dan Azeglio Vicini antara tahun 1986 dan 1987.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022