Kericuhan yang terjadi dalam laga Amerika Serikat vs Paraguay. (Dok World Soccer Resource Centre)
JawaPos.com – Tim nasional Amerika Serikat mencatatkan kemenangan beruntun untuk pertama kalinya sejak Piala Emas Concacaf 2025, setelah mengalahkan Paraguay dengan skor 2-1 dalam laga uji coba yang berlangsung pada Minggu (16/11) pagi WIB di Stadion Subaru Park.
Dua gol yang membawa kemenangan bagi The Yanks dicetak oleh Giovani Reyna dan Folarin Balogun. Meskipun tim tamu sempat memperkecil ketertinggalan melalui Alex Arce, pertandingan ini tetap berlangsung dengan intensitas tinggi.
Meski hanya laga persahabatan, kericuhan terjadi menjelang akhir pertandingan. Insiden tersebut berlangsung pada menit-menit terakhir, saat bek Amerika, Alex Freeman, dan pemain Paraguay, Gustavo Gomez, terlibat dalam perebutan bola di menit ke-91. Aksi ini kemudian memicu keributan di antara kedua tim.
Walaupun alasan pasti di balik kericuhan tersebut belum terungkap, tampak bahwa wasit memberikan isyarat bahwa Amerika Serikat berhak mendapatkan lemparan bola sebelum insiden antara Freeman dan Gomez terjadi. Hal ini menambah ketegangan di lapangan.
Gelandang Vancouver Whitecaps, Sebastian Berhalter, serta bek FC Cincinnati, Miles Robinson, adalah pemain pertama yang berlari mendekati kedua pemain tersebut. Mereka berusaha menengahi situasi yang semakin memanas, di mana semua pemain dari kedua tim serta bangku cadangan terlibat dalam dorong-dorongan yang memperburuk keadaan.
Akibat kericuhan ini, bek Paraguay, Omar Alderete, menerima kartu merah meskipun ia tidak bermain sebagai pemain inti maupun pengganti. Alderete yang berasal dari Sunderland harus meninggalkan bangku cadangan La Albirroja.
Walaupun pertandingan ini diwarnai dengan insiden yang tidak diinginkan, hasil akhir tetap menjadi momen positif bagi timnas Amerika Serikat. Dengan kemenangan kedua berturut-turut ini, kepercayaan diri mereka sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 semakin meningkat.
Selanjutnya, The Yanks akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Uruguay pada (19/11), dengan harapan meraih tiga kemenangan beruntun di bawah arahan pelatih kepala Mauricio Pochettino.
Setelah laga uji coba melawan Uruguay, tim Amerika hanya menyisakan dua pertandingan di bulan Maret dan kemungkinan dua laga tambahan di bulan Juni sebelum memulai Piala Dunia yang dijadwalkan pada (12/6) tahun depan di Stadion SoFi, Los Angeles.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022