
Facundo Garces saat perkuat Timnas Malaysia. (Instagram @facundogarces)
JawaPos.com — Pembelaan Facundo Garces mencuat setelah skandal manipulasi dokumen naturalisasi di Malaysia menyeret tujuh pemain asing dan memicu sanksi keras dari FIFA. Garces merasa dirinya hanya korban bujuk rayu agen pemain yang mengarahkan proses naturalisasi tanpa penjelasan transparan.
Kasus ini bermula ketika FAM menaturalisasi tujuh pemain dengan dokumen yang ternyata tidak mencerminkan fakta garis keturunan mereka.
FIFA menemukan kakek-nenek seluruh pemain itu sama sekali tidak berasal dari Malaysia meski sebelumnya diklaim begitu.
Komite Banding FIFA menegaskan para pemain sepenuhnya mempercayai instruksi agen saat proses naturalisasi dimulai.
Dalam dokumen itu disebutkan pemain menilai dokumen yang mereka serahkan “asli dan tidak diubah pada saat diberikan kepada agen mereka masing-masing”.
FIFA juga mengungkap Garces dan Rodrigo Holgado mengikuti seluruh arahan agen tanpa mempertanyakan keasliannya.
Mereka tidak menduga manipulasi terjadi setelah dokumen berada di tangan pihak yang mengurus naturalisasi di Malaysia.
Pada sisi lain, Joao Figueiredo bahkan dijanjikan kesempatan instan untuk memperkuat Timnas Malaysia.
FIFA menuliskan bagaimana ia “diiming-imingi agennya bisa berseragam Timnas Malaysia setelah bermain tiga bulan di klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim”.
Ketujuh pemain itu mengaku tidak pernah membaca dokumen yang mereka tanda tangani karena sebagian berbahasa Melayu.
Mereka menuturkan tidak mendapatkan terjemahan sehingga tidak punya gambaran isi berkas yang diberikan.
Dalam persidangan, semua pemain mengakui meneken dokumen hanya berdasarkan kepercayaan kepada agen dan jaminan proses naturalisasi aman.
Mereka merasa dokumen hanyalah syarat administratif tanpa risiko besar yang harus ditanggung.
FIFA kemudian mendapatkan dokumen asli leluhur para pemain yang membuktikan klaim keturunan Malaysia tidak terbukti.
Tak satu pun dari leluhur Gabriel Palermo, Garces, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, Hector Hevel, Rodrigo Holgado, ataupun Imanol Machuca memiliki kaitan dengan Negeri Jiran.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
