
Pelatih Real Madrid Xabi Alonso. (ig @realmadrid)
JawaPos.com - Real Madrid melalui malam yang penuh tekanan di Bernabéu. Bukan hanya karena kekalahan menyakitkan dari Celta Vigo, tetapi juga karena rasa frustrasi yang menggunung terhadap keputusan-keputusan wasit Quintero González.
Melansir La Vanguardia, Xabi Alonso, yang biasanya tenang di pinggir lapangan, kali ini tak bisa menahan kekesalannya.
“Keputusan wasit membuat kami frustrasi. Ia mengganggu ritme permainan kami, ia tidak menahan diri, dan ia sangat lunak. Saya sama sekali tidak menyukai penampilannya,” tegas Alonso setelah laga.
Real Madrid memang “hanya” melakukan enam pelanggaran, tetapi berakhir dengan delapan kartu kuning dan tiga kartu merah—statistik yang membuat pertandingan terasa seperti mimpi buruk.
Salah satu keputusan yang paling ia soroti adalah kartu merah untuk Álvaro Carreras.
“Kartu yang diberikan kepada Carreras sangat dipertanyakan,” kata Alonso.
Meski insiden tersebut terjadi setelah peluit akhir, sang pelatih tetap merasa wasit terlalu impulsif dalam mengambil keputusan.
Alonso menolak menyalahkan pemainnya secara langsung. Ia menyebut kekalahan ini sebagai hari yang buruk, tetapi tetap memaklumi kemarahan pendukung.
“Hanya tiga poin, kekalahan ini menyakitkan, dan kami tidak senang. Kami merasakan kemarahan para penggemar. Tapi jalan masih panjang,” ujarnya.
Namun, sorotan tetap mengarah pada performa Madrid belakangan ini. Dalam lima pertandingan terakhir, Los Blancos hanya meraih satu kemenangan dan kini tertinggal sembilan poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen.
Selain faktor wasit, Alonso juga mengungkapkan bahwa cedera Éder Militão memberi dampak besar pada mental tim.
“Cedera Militão sangat menyakitkan bagi kami dan sulit untuk pulih secara mental.”
Intensitas yang Hilang dan Fokus ke Man City
Saat ditanya soal kurangnya intensitas beberapa pemain, Alonso memilih untuk tidak menyebut nama. Ia menilai timnya ingin bermain cepat, tetapi justru “kurang di beberapa area.”
Anehnya, ia menyebut bahwa periode terbaik Madrid justru terjadi saat mereka bermain dengan sepuluh pemain setelah Fran García mendapat kartu merah.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
