
Pemain Sevilla Marcao hanya diberi kartu kuning usai tekel keras terhadap Rodrygo dalam laga Real Madrid vs Sevilla di Bernabeu. (ig @sevillafc)
JawaPos.com-Laga Real Madrid kontra Sevilla di Santiago Bernabeu kembali menyisakan kontroversi. Kali ini terkait keputusan wasit Muniz Ruiz dan tim VAR.
Sorotan utama tertuju pada insiden tekel keras Marcao terhadap Rodrygo. Bagi banyak pihak, seharusnya berujung kartu merah. Namun, baik wasit di lapangan maupun Iglesias Villanueva yang bertugas di ruang VAR memilih untuk tidak mengusir bek Sevilla tersebut.
Melansir Defensa Central, insiden terjadi ketika Rodrygo menguasai bola di sisi kanan. Marcao datang menerjang dengan keras, melakukan tekel dengan kaki terlebih dahulu dan menghantam kaki penyerang Real Madrid.
Gerakannya terlihat jelas sembrono dan berbahaya. Dalam banyak kompetisi lain, tekel seperti ini hampir pasti berujung kartu merah. Namun di Bernabeu, keputusan itu tak kunjung datang.
Kontroversi ini mengingatkan publik Madrid pada kejadian musim lalu di Cornella. Carlos Romero hanya diganjar kartu kuning usai melakukan tekel keras dari belakang terhadap Kylian Mbappe.
Kala itu, Muniz Ruiz juga berada di tengah lapangan, sementara Iglesias Villanueva bertugas di VAR. Kesamaan nama dan keputusan membuat kemarahan suporter semakin sulit dibendung.
Tekel Marcao terhadap Rodrygo bahkan ditayangkan ulang di layar video 360 derajat Bernabeu. Reaksi keras pun muncul dari tribun dan para pemain Real Madrid.
Vinicius, Mbappe, hingga Arda Guler terlihat menghampiri wasit, menuntut peninjauan VAR. Vinicius bahkan memberi isyarat agar wasit mendengarkan VAR. Namun Iglesias Villanueva seolah tak terlihat mengambil peran apa pun.
Pada akhirnya, Marcao hanya menerima kartu kuning. Hukuman tersebut datang bersamaan dengan tendangan bebas yang berujung pada gol Jude Bellingham.
Rodrygo mengeksekusi bola mati tersebut, meski sebelumnya menerima tekel keras yang untungnya tidak menyebabkan cedera serius.
Beberapa menit kemudian, situasi makin panas. Sevilla justru menuntut kartu merah untuk Rodrygo setelah dia menerima kartu kuning kedua.
Pemain Brasil itu sebelumnya telah dikartu kuning karena dianggap berpura-pura jatuh di kotak penalti. Lalu, dalam sebuah insiden lain, dia secara tidak sengaja menginjak Marcao, yang langsung memicu protes keras dari tim tamu.
Jika Marcao diusir lebih awal, sebagaimana yang dianggap layak oleh banyak pihak, rangkaian insiden ini diyakini tidak akan pernah terjadi.
Bahkan jika Rodrygo sampai diusir akibat dua kartu kuning tersebut, Marcao tetap seharusnya menerima hukuman yang lebih berat sejak awal, bukan hanya kartu kuning.
Keputusan Muniz Ruiz dan VAR pada Sabtu (20/12) malam itu kembali memperpanjang daftar kontroversi perwasitan di La Liga, khususnya dalam laga-laga yang melibatkan Real Madrid.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
