
Pep Guardiola ungkap alasan kekalahan Manchester City atas Bodo/Glimt. (@ManCity/X)
JawaPos.com - Manchester City menelan salah satu kekalahan paling memalukan dalam sejarah keikutsertaannya di Liga Champions.
Bertandang ke markas klub kecil Norwegia Bodo/Glimt, Manchester City tumbang dengan skor 1-3 dalam laga yang berlangsung pada Rabu (21/1) di Aspmyra Stadium, Bodo, sebuah kota nelayan kecil dengan populasi sekitar 55 ribu jiwa yang terletak lebih dari seribu kilometer di utara Oslo.
Dilansir dari ESPN (21/1), laga ini menjadi momen bersejarah bagi Bodo/Glimt karena merupakan kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah partisipasi di Liga Champions, sekaligus salah satu hasil terbesar yang pernah dicapai klub itu di level Eropa.
Bodo/Glimt sendiri tampil menekan sejak menit awal dan membuahkan hasil cepat melalui striker Kasper Hogh. Pemain asal Denmark itu mencetak dua gol beruntun pada menit ke-22 dan 24 setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang tim raksasa Inggris itu.
Pada gol pertama, Manchester City gagal mengantisipasi serangan balik cepat yang diakhiri sundulan Hogh ke gawang Gianluigi Donnarumma. Kurang dari dua menit berselang, kesalahan serupa kembali terjadi dan Hogh dengan mudah mencetak gol keduanya dari jarak dekat.
Meski mendominasi penguasaan bola, Manchester City kesulitan menciptakan peluang bersih. Sejumlah situasi bola mati gagal dimaksimalkan. Di sisi lain, kiper Bodo/Glimt Nikita Haikin relatif jarang mendapat ancaman serius.
Pada menit ke-58, Jens Hauge membuat stadion berkapasitas 8 ribu penonton itu bergemuruh usai melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut atas gawang Manchester City dan mengubah skor unggul jauh 3-0.
Rayan Cherki lalu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-60 lewat tembakan rendah yang sempat membentur pemain lawan sebelum masuk ke gawang.
Namun, keinginan Manchester City untuk bangkit langsung pupus ketika gelandang andalan mereka Rodri harus menerima kartu merah setelah menarik Ole Didrik Blomberg. Pemain yang meraih Ballon d’Or 2024 itu pun diusir keluar lapangan dan membuat City harus bermain dengan 10 orang.
Kartu merah itu membuat Bodo/Glimt semakin percaya diri dan nyaris menambah gol melalui Hauge yang membentur mistar gawang, serta Hogh yang sempat mencetak gol ketiga tetapi dianulir karena offside.
Manchester City sendiri mencoba menekan di sisa laga. Mereka sempat mengajukan klaim penalti setelah Cherki terjatuh di kotak terlarang, tetapi wasit menolak protes itu.
Manchester City sebenarnya tampil pincang dengan absennya 11 pemain senior akibat cedera, sakit, skorsing, dan masalah kelayakan bermain. Meskipun demikian, alasan itu tidak cukup menutupi fakta bahwa mereka kalah secara permainan, terutama saat menghadapi transisi cepat Bodo/Glimt.
Baca Juga: Kebangkitan Gabriel Jesus! Gebuk Inter Milan di San Siro, Arsenal Jadi Ancaman Serius Liga Champions
Erling Haaland yang pulang ke kampung halamannya di Norwegia juga gagal mencetak gol dan dibuat tidak berkutik oleh pertahanan tuan rumah.
Kekalahan ini menambah penderitaan City setelah sebelumnya tumbang dalam derby melawan Manchester United di Premier League. Hasil ini juga membuat posisi Manchester City di fase liga Liga Champions semakin tertekan jelang laga krusial melawan Galatasaray pada Kamis (29/1).

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
