Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Februari 2026 | 20.02 WIB

Organisasi Amal Antirasisme Tuduh Jose Mourinho Lakukan Aksi Gashlighting kepada Vinicius Junior

Pemain Real Madrid Vinicius Junior berbicara dengan Pelatih Benfica Jose Mourinho dalam pertandingan Liga Champions Eropa 2025/26 (Getty Images/Octavio Passos) - Image

Pemain Real Madrid Vinicius Junior berbicara dengan Pelatih Benfica Jose Mourinho dalam pertandingan Liga Champions Eropa 2025/26 (Getty Images/Octavio Passos)

JawaPos.com – Organisasi amal antirasisme Kick It Out diketahui menuduh pelatih Benfica Jose Mourinho melakukan aksi gashlighting kepada pemain Real Madrid Vinicius Junior.Dikutip dari situs berita Daily Mail, Mourinho berpandangan bahwa selebrasi gol Vinicius Jr dianggap memprovokasi para penonton dan pemain Benfica sebelum insiden rasisme terjadi.

Gaslighting dan rasisme yang dialami oleh Vinicius Jr tersebut terjadi dalam pertandingan leg pertama babak play-off 16 besar antara Benfica melawan Real Madrid pada Rabu (18/2) lalu.
Vinicius Jr kemudian menerima kartu kuning karena selebrasi golnya di sekitar bendera sudut dianggap memprovokasi penonton dan ia lalu berjalan kembali ke lingkaran tengah lapangan.

Saat berjalan kembali ke lingkaran tengah lapangan untuk memulai laga, Vinicius Jr marah karena diduga menerima kata-kata kurang pantas dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Prestianni tertangkap kamera menutupi mulutnya dengan bagian atas bajunya sambil melihat Vinicius Jr ketika berjalan kembali ke lapangan tengah untuk memulai pertandingan.

Vinicius Jr segera memberi tahu wasit François Letexier tentang tuduhan rasisme tersebut dan ia meninggalkan lapangan serta menolak untuk kembali bermain dalam pertandingan itu. Aksi Vinicius Jr tersebut menyebabkan wasit menghentikan pertandingan selama 10 menit dan tampaknya laga leg pertama babak gugur play-off tersebut tidak akan dapat dilanjutkan.

Selama kejadian yang menyebabkan pertandingan dihentikan wasit selama 10 menit tersebut, Vinicius Jr tampak berdiskusi dengan pelatih Benfica José Mourinho di pinggir lapangan. Mourinho lalu diusir dari lapangan usai menerima kartu merah di akhir pertandingan karena protes bahwa Vinicius Jr seharusnya menerima kartu kuning kedua atas insiden terpisah.

Mourinho juga menyalahkan Vinicius Jr atas semua insiden yang terjadi selama pertandingan dan meyakini bahwa pemain tim nasional Brasil tersebut telah memprovokasi penonton.

“Saya percaya begitu. Kemudian kata-kata yang mereka ucapkan antara Gianluca Prestianni dan Vinicius (Junior), saya ingin itu menjadi pernyataan yang independen,” kata Mourinho.

“Dan kemudian, ketika ia (Vinicius Jr) berdebat tentang rasisme, saya mengatakan kepadanya bahwa orang terbesar dalam sejarah klub ini adalah orang kulit hitam,” tambah Mourinho.

Kick It Out dengan tegas mengecam komentar Mourinho yang mengatakan bahwa mereka yang ‘fokus pada selebrasi Vinicius Jr’ sedang berusaha ‘memanipulasi situasi’ di lapangan.

“Ketika siapa pun (ingin) melaporkan diskriminasi dalam sepak bola atau siapa pun, prioritas pertama adalah agar mereka (layak) didengarkan dan merasa didukung,” kata Kick It Out.

“Fokus pada selebrasi gol Vinicius Jr atau sejarah klub, alih-alih mengakui laporan tersebut, adalah bentuk manipulasi situasi (gashlighting),” lanjut organisasi amal antirasisme tersebut.

“Pendekatan ini tidak hanya merugikan individu yang terkena dampak, tetapi juga mengirim pesan yang salah kepada orang lain di seluruh dunia yang mungkin (juga) mengalami situasi serupa,” lanjut mereka.

“Kami menantikan penyelidikan menyeluruh atas insiden (rasisme kepada Vinicius Jr) ini, dengan akuntabilitas yang sesuai dengan hasilnya,” pungkas Kick It Out.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore