Krisis dana keamanan, piala dunia di Amerika Serikat berpotensi kacau. (@FIFAWorldCup/X)
JawaPos.com - Kekhawatiran soal keamanan Piala Dunia 2026 mencuat di Amerika Serikat setelah dana ratusan juta dolar yang diperuntukkan bagi kota-kota tuan rumah belum juga dicairkan.
Situasi ini terjadi di tengah penutupan sebagian pemerintahan federal yang berdampak pada tertundanya sejumlah program, termasuk hibah pengamanan turnamen.
Sebanyak 11 kota di Amerika Serikat dijadwalkan menjadi tuan rumah pertandingan, yakni Atlanta, Boston, Dallas, Houston, Los Angeles, Kansas City, Miami, New York/New Jersey, Philadelphia, San Francisco, dan Seattle.
Namun, hampir 900 juta dolar AS yang semestinya dialokasikan untuk mendukung sistem keamanan hingga kini masih dibekukan.
Dana tersebut sebelumnya dirancang untuk membantu kota-kota tuan rumah melaksanakan pengamanan berskala besar.
Program hibah yang diluncurkan melalui Federal Emergency Management Agency (FEMA) di bawah Department of Homeland Security (DHS) mencakup kebutuhan perlindungan pemain, ofisial, penonton, stadion, hingga infrastruktur vital.
Pada tahap awal, dana sebesar 625 juta dolar AS disiapkan untuk mendukung operasi keamanan utama. Angka itu kemudian ditambah 250 juta dolar AS guna memperkuat kemampuan deteksi dan penanggulangan ancaman drone.
Namun, tanpa pencairan anggaran, sejumlah kota mengaku kesulitan memaksimalkan persiapan.
Di Kansas City, otoritas setempat menyebut keterbatasan personel menjadi salah satu kendala utama.
Sementara itu, Stadion Gillette di Foxborough, wilayah Boston, yang dijadwalkan menggelar tujuh pertandingan, dilaporkan menghadapi tekanan serius terkait kesiapan anggaran. Ada kekhawatiran partisipasi sebagai tuan rumah bisa terancam bila pendanaan tak segera turun.
Turnamen yang juga digelar bersama Kanada dan Meksiko itu akan dimulai pada 11 Juni 2026. Laga Amerika Serikat melawan Paraguay di Los Angeles pada 13 Juni menjadi pertandingan pertama di wilayah AS.
Selain itu, sejumlah pertandingan tim nasional lain juga telah dijadwalkan, termasuk Inggris di Dallas dan Boston, serta Skotlandia yang akan tampil di Boston dan Miami.
Penundaan dana tak hanya berdampak pada kesiapan teknis, tetapi juga koordinasi antarotoritas. Kurangnya sinkronisasi antara pemerintah federal dan pemerintah daerah disebut memperlambat langkah antisipasi risiko keamanan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
