
Duel keras Milos Kerkez (Hungaria) vs Adam Idah (Irlandia). (Reuters/Lorraine O'sullivan)
JawaPos.com - Asosiasi Sepak Bola Republik Irlandia atau Football Association of Ireland (FAI) memastikan pertandingan melawan Tim nasional Israel dalam ajang UEFA Nations League akan tetap digelar di Dublin pada 4 Oktober 2026. Kepastian itu disampaikan langsung oleh CEO FAI David Courell yang menegaskan bahwa pihak kepolisian Irlandia telah menjamin keamanan untuk pertandingan itu.
Dalam konferensi pers pada Selasa (24/2), Courell mengatakan bahwa Kepolisian Irlandia (Garda Siochana) telah menyatakan kesiapan mereka untuk memastikan pertandingan berlangsung dalam lingkungan yang aman dan terkendali. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung di Aviva Stadium, stadion utama yang menjadi markas tim nasional Republik Irlandia.
“Kepolisian Garda telah sangat jelas bahwa mereka percaya diri dalam kemampuan mereka untuk menghadirkan lingkungan yang aman dan terjamin agar pertandingan dapat berlangsung di sini,” ujar Courell.
Meskipun demikian, pihak kepolisian menolak memberikan rincian spesifik terkait rencana operasional keamanan. Seorang juru bicara Garda menyatakan bahwa seperti halnya acara besar lainnya, mereka akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait dan menerapkan rencana pengamanan yang sesuai untuk memastikan kelancaran pertandingan.
Keputusan untuk tetap menggelar pertandingan itu tidak terlepas dari kewajiban FAI sebagai anggota badan sepak bola Eropa. Courell menegaskan bahwa asosiasi tidak memiliki pilihan selain memenuhi jadwal pertandingan melawan Israel, meskipun sebelumnya FAI telah mengajukan mosi kepada UEFA pada November 2025 untuk menangguhkan Israel dari kompetisi internasional.
Menurut laporan The Athletic, mosi tersebut dilaporkan disetujui oleh mayoritas anggota dewan FAI dengan hasil 74 suara mendukung, tujuh menolak, dan dua abstain. FAI mengajukan permintaan tersebut dengan alasan dugaan pelanggaran statuta UEFA.
Namun, setelah hasil undian Nations League menempatkan Republik Irlandia dan Israel dalam Grup B3 bersama Kosovo dan Austria, FAI menegaskan bahwa mereka berisiko menghadapi sanksi berat jika menolak bertanding.
Sanksi tersebut termasuk kemungkinan diskualifikasi, kehilangan enam poin, degradasi ke Liga C, serta dampak negatif terhadap peringkat FIFA dan peluang unggulan dalam kualifikasi Euro 2028.
Presiden FAI Paul Cooke dalam surat kepada anggota majelis umum menyatakan bahwa keputusan itu diambil dengan sangat hati-hati. Cooke menegaskan bahwa konsekuensi olahraga, finansial, dan reputasi dari penolakan bertanding dapat merugikan masa depan sepak bola Irlandia secara signifikan.
Cooke juga menegaskan bahwa FAI tidak mengabaikan situasi kemanusiaan yang terjadi di Timur Tengah. Cooke menyebut penderitaan warga sipil sebagai hal yang sangat memprihatinkan dan menyatakan bahwa asosiasi berencana menggunakan pertandingan kandang itu sebagai kesempatan untuk memberikan dukungan nyata terhadap upaya kemanusiaan bagi korban konflik. Detail terkait inisiatif tersebut akan diumumkan menjelang pertandingan.
Keputusan FAI tetap menjalankan pertandingan itu memicu perdebatan di Irlandia. Serikat pemain PFA Ireland melakukan survei terhadap 214 pemain profesional dari klub-klub Irlandia. Hasilnya menunjukkan bahwa 63 persen responden percaya Republik Irlandia seharusnya menolak bermain melawan Israel.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
