
Kericuhan suporter di Piala Skotlandia 2026. (Istimewa)
JawaPos.com–Pertandingan panas antara Rangers FC dan Celtic FC di perempat final Scottish Cup berakhir dengan insiden yang kurang menyenangkan. Duel di Ibrox Stadium, Minggu (8/3), diwarnai kericuhan suporter setelah laga selesai.
Celtic memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 4-2 setelah pertandingan berakhir tanpa gol selama waktu normal maupun perpanjangan waktu. Namun suasana perayaan kemenangan berubah menjadi tegang ketika sejumlah suporter masuk ke lapangan.
Beberapa pendukung Celtic yang berada di tribun tamu berlari menuju lapangan setelah penalti penentu berhasil dikonversi. Situasi itu memicu reaksi dari ratusan suporter Rangers yang kemudian ikut turun ke lapangan.
Petugas keamanan stadion bersama polisi segera bergerak cepat untuk memisahkan kedua kelompok suporter. Mereka membentuk barikade di tengah lapangan guna mencegah bentrokan semakin meluas.
Kepolisian kemudian mengonfirmasi bahwa sejumlah orang telah diamankan setelah insiden tersebut. Mereka juga mengecam keras perilaku sebagian suporter yang dianggap telah mencoreng jalannya pertandingan besar tersebut.
Chief Superintendent Kate Stephen dari Police Scotland menyebut tindakan tersebut sebagai perilaku yang memalukan. Petugas keamanan dan steward menghadapi situasi yang cukup sulit karena adanya tindakan agresif dari sebagian penonton. Bahkan beberapa orang disebut membawa benda yang berpotensi digunakan untuk melukai orang lain.
Akibat kericuhan tersebut, sejumlah petugas serta beberapa orang di sekitar lokasi dilaporkan mengalami luka. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden yang terjadi setelah pertandingan.
Tidak hanya itu, penyelidikan juga akan mencakup kejadian sebelum laga dimulai. Polisi menyebut ada sekelompok suporter yang mencoba masuk ke tribun tanpa tiket, sehingga sempat mengganggu sistem keamanan stadion.
Pada pertandingan ini, sekitar 7.500 pendukung Celtic hadir langsung di Ibrox. Mereka menempati seluruh jatah tribun Broomloan Road untuk pertama kalinya sejak 2018. Sebelumnya, kuota tiket bagi suporter tim tamu sempat dibatasi.
Derby Old Firm memang dikenal sebagai salah satu pertandingan paling panas di sepak bola Skotlandia. Rivalitas panjang antara Rangers dan Celtic kerap menghadirkan atmosfer luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Meski Celtic berhasil melaju ke babak berikutnya, insiden kericuhan ini menjadi catatan yang disayangkan dari salah satu laga terbesar di sepak bola Skotlandia musim ini.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
