
Pep Guardiola beri tanggapan usai kekalahan 3-0 atas Real Madrid di Liga Champions. (ig @mancity)
JawaPos.com–Kekalahan telak Manchester City 3-0 dari Real Madrid di Santiago Bernabeu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions memicu banyak perdebatan soal keputusan taktis Pep Guardiola.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola memilih susunan pemain yang sangat menyerang dalam pertandingan liga champions lawan Real Madrid tersebut. Namun setelah hasil buruk yang didapat, banyak pihak menilai keputusan tersebut sebagai kesalahan.
Melansir ESPN, Pep Guardiola memberikan pembelaan tegas terhadap kritik taktik Manchester City lawan Real Madrid. Menurut dia, penilaian terhadap keputusan pelatih sering kali hanya bergantung pada hasil akhir pertandingan.
”Ini bukan pertama kalinya saya disakiti. Saya telah kalah berkali-kali di Liga Champions di semua tahap berkali-kali dan telah dihujat karena keputusan dan apa yang terjadi,” ujar Pep Guardiola.
Dia menegaskan, keputusan taktis yang sama bisa dipuji sebagai jenius jika tim berhasil menang. ”Argumen atau alasan saya (untuk) membenarkan pemilihan tim, itu karena saya kalah, kami kalah dalam pertandingan. Tapi jika Anda menang, ah, jenius. Berapa kali saya mendengar, Pep adalah seorang jenius karena pemilihan timnya?” tutur Pep Guardiola.
Guardiola juga mengaku tidak merasa perlu terus-menerus menjelaskan keputusannya kepada publik, terutama setelah lebih dari satu dekade melatih di level tertinggi.
”Haruskah saya menjelaskan sebelum dan sesudah? Setelah 10 tahun? Saya tidak akan bisa meyakinkan Anda sedetik pun. Mengapa? Karena kami kalah dan hanya itu 3-0, hancur,” terang Pep Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu bahkan menggambarkan bagaimana kritik selalu datang setiap kali timnya tersingkir dari Liga Champions.
”Itu normal. Ini bukan pertama kalinya saya bermain di kompetisi itu, Liga Champions 17 tahun bermain di kompetisi itu dan setiap kali saya kalah, boom, ya Tuhan peow, peow, peow (menirukan suara tembakan di kepala),” terang Pep Guardiola.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
