
Francisco Trincao saat laga kemenangan Sporting CP melawan Bodo/Glimt. (Dok. UEFA)
JawaPos.com–Francisco Trincao yakin Sporting CP bisa comeback melawan Bodo/Glimt di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor telak 5-0 (agregat 5-3) tersebut dimainkan di Stadion Jose Alvalade, Rabu (18/3).
Di leg pertama, Sporting CP harus tertinggal tiga gol dari Bodo/Glimt. Sebelum menghadapi laga tersebut, para pemain Sporting CP merasa percaya diri bahwa mereka bisa melakukan comeback.
”Kami percaya akan hal itu (comeback) sejak menit pertama. Manajer juga membuat kami percaya. Semua orang percaya, dan para penggemar juga memberi kami energi itu sepanjang pertandingan. Seiring berjalannya waktu, kami menyadari bahwa kami mampu melakukannya dan menyelesaikannya hingga akhir. Kami telah mencapai sesuatu yang bersejarah,” ujar Francisco Trincao kepada Sport TV yang dikutip laman resmi UEFA, Rabu (18/3).
Pemain 26 tahun tersebut menilai Sporting CP memiliki intensitas, momentum, dan energi yang tidak terlihat di leg pertama. Selain itu, tim tuan rumah berhasil menekan pertahanan Bodo/Glimt.
”Yang terpenting adalah kemenangan tim; kami memiliki intensitas, momentum, dan energi yang kurang kami miliki di pertandingan pertama. Kami selalu percaya, manajer, kami, dan para penggemar. Kami berhasil memberikan tekanan yang tepat; kami menekan lebih keras dan lebih baik, kami memiliki energi yang berbeda, intensitas yang berbeda. Kami telah diperingatkan tentang gaya permainan Bodo,” ucap Francisco Trincao.
Selain itu, pelatih Sporting CP, Rui Borges sudah merasakan energi berbeda dari para pemainnya saat berlatih. Hasilnya, tim asuhannya mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat pertandingan.
”Kami mengenal Bodo/Glimt yang terbaik, tetapi kami adalah Sporting yang terbaik. Saya merasa kami terhubung sejak saat pertama kami kembali berlatih. Energinya berbeda; keinginan untuk melakukan sesuatu yang berbeda tidak terbatas,” beber Rui Borges.
”Dengan dukungan para penggemar, saya juga merasa malam ini akan berbeda. Bahkan jika kami hanya menang 2-0, saya akan berdiri di sini merasa sangat bangga dengan segalanya. Lebih dari sekadar strategi, ini sangat berkaitan dengan keyakinan, dengan tekad dan intensitas yang kami curahkan dalam pertandingan,” ucap pelatih asal Portugal tersebut.
Sporting CP berhak lolos ke perempat final setelah berhasil comeback melawan Bodo/Glimt. Mereka sudah dipastikan menghadapi Arsenal di babak tersebut.
