
Winger Manchester City Jeremy Doku. (ig @mancity)
JawaPos.com–Manchester City harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions setelah kalah tipis dari Real Madrid dalam laga yang penuh drama. Meski hasil akhir tidak berpihak, performa tim asuhan Pep Guardiola tetap menunjukkan karakter kuat terutama setelah harus bermain dengan 10 orang.
Sejak awal pertandingan, Manchester City tampil menjanjikan. Mereka menciptakan sejumlah peluang berbahaya, namun ketangguhan Thibaut Courtois di bawah mistar Real Madrid membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Situasi mulai berubah ketika penalti yang berujung kartu merah untuk Bernardo Silva membuat pertandingan semakin berat bagi tuan rumah. Gol dari titik putih di menit ke-20 memberi keuntungan bagi Real Madrid, sekaligus memaksa Manchester City bermain lebih hati-hati.
Namun, alih-alih menyerah, City justru menunjukkan mentalitas pantang mundur. Mereka tetap berani menyerang dan menyamakan kedudukan lewat Erling Haaland pada menit ke-41.
Sayangnya, perjuangan tersebut belum cukup. Vinicius Jr menjadi penentu kemenangan bagi Madrid lewat gol di penghujung laga, memastikan skor 2-1 sekaligus mengirim City tersingkir dari kompetisi elit Eropa tersebut.
Meski hasilnya pahit, melansir laman Mancity.com, Jeremy Doku memilih melihat sisi positif dari perjuangan timnya. Winger asal Belgia itu menilai bahwa performa City, terutama dalam kondisi tidak ideal, tetap layak diapresiasi.
”Kami kecewa. Meskipun bermain dengan 10 pemain melawan 11, kami tetap bermain bagus, jadi kami bisa bangga, tetapi sayangnya kami tidak menang,” kata Doku.
”Kami sudah memberikan yang terbaik dan lihatlah, Anda bermain melawan tim besar seperti itu dan 10 lawan 11, dan Anda masih menciptakan masalah dan peluang, jadi salut kepada para pemain atas usaha mereka hari ini,” ujar Doku.
Tak hanya itu, Doku juga memberikan apresiasi khusus kepada para pendukung yang terus memberikan energi sepanjang pertandingan, bahkan ketika situasi tidak menguntungkan. Dia mengaku senang dengan para penggemar yang benar-benar memberi semangat, bahkan ketika City bermain 10 lawan 11.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
