Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Maret 2026, 00.58 WIB

AC Milan Gagal Rekrut Dominik Szoboszlai, Zvonimir Boban Ungkap Alasan dan Penilaiannya

Mantan petinggi AC Milan Zvonimir Boban (kanan). (Istimewa) - Image

Mantan petinggi AC Milan Zvonimir Boban (kanan). (Istimewa)

 

JawaPos.com–Kabar menarik datang dari mantan petinggi AC Milan Zvonimir Boban, yang mengungkap fakta mengejutkan soal transfer Dominik Szoboszlai. Dalam wawancara bersama Sky Sport, dia menyebut Rossoneri hampir mendapatkan tanda tangan gelandang asal Hungaria tersebut.

Menurut Boban, kesepakatan antara Milan dan Szoboszlai sudah berada di tahap akhir. Namun, transfer tersebut pada akhirnya tidak pernah terealisasi.

Meski tidak merinci penyebab kegagalan, Boban menegaskan bahwa pemain tersebut adalah sosok yang sangat dia kagumi.

Szoboszlai pada dasarnya adalah pemain nomor 10. Di Salzburg dan tim nasional, dia selalu bermain di belakang penyerang,” ujar Boban di kutip dari akun X @MilanUpdate.

Namun, Boban menilai peran tersebut justru tidak sepenuhnya cocok untuk perkembangan sang pemain. Dalam pandangannya, Szoboszlai mengalami perubahan besar dalam karirnya.

Szoboszlai kini lebih cocok berperan sebagai gelandang nomor 8, posisi yang menuntut keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Transformasi ini disebut Boban sebagai langkah penting yang membuatnya berkembang menjadi pemain yang lebih komplet.

Boban juga menyoroti kualitas teknik Szoboszlai yang dinilainya berada di level atas. Dia menyebut hanya sedikit pemain di dunia yang memiliki visi bermain dan sentuhan bola sekelas gelandang tersebut.

Meski demikian, dia menilai Szoboszlai tidak memiliki atribut ideal untuk menjadi playmaker klasik. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa perubahan posisi yang dilakukan Szoboszlai merupakan keputusan yang tepat dalam perjalanan karirnya.

”Dia tidak cukup cepat dan tidak kuat dalam duel satu lawan satu untuk terus bermain sebagai nomor 10,” jelas Boban.

Saat ini, Szoboszlai dikenal sebagai salah satu gelandang modern dengan kontribusi besar di lini tengah. Perannya tidak hanya membantu serangan, tetapi juga aktif dalam transisi permainan.

Pengakuan Boban ini tentu memunculkan spekulasi baru di kalangan penggemar Milan. Banyak yang bertanya-tanya bagaimana jadinya jika transfer tersebut benar-benar terwujud.

Bisa jadi, lini tengah Milan akan memiliki warna berbeda dengan kehadiran pemain berbakat seperti Szoboszlai. Meski demikian, kisah ini menjadi pengingat bahwa dalam dunia sepak bola, tidak semua rencana berjalan sesuai harapan. Bahkan kesepakatan yang nyaris rampung pun bisa berakhir batal di detik terakhir.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore