
Dusan Vlahovic. (Istimewa)
JawaPos.com–Situasi masa depan Dusan Vlahovic di Juventus mulai memasuki fase yang tidak pasti. Penyerang asal Serbia itu dikabarkan masih ragu untuk menandatangani kontrak baru yang diajukan manajemen klub asal Turin tersebut.
Kontrak Vlahovic saat ini akan berakhir pada 30 Juni 2026. Dengan waktu yang semakin mendekat, Juventus bergerak cepat dengan menawarkan perpanjangan kontrak berdurasi tiga tahun hingga 2029.
Langkah ini diambil sebagai upaya mempertahankan salah satu aset penting mereka di lini depan. Dorongan untuk mempertahankan Vlahovic juga datang dari pelatih Luciano Spalletti. Dia menilai sang striker masih menjadi bagian penting dalam proyek tim ke depan.
Konsistensi Vlahovic di lini serang dianggap masih sangat dibutuhkan untuk menjaga daya saing Juventus di kompetisi domestik maupun Eropa. Dalam proposal yang diajukan, Juventus menawarkan gaji sekitar tujuh juta euro per musim. Selain itu, terdapat bonus penandatanganan kontrak yang nilainya mencapai lima juta euro.
Secara umum, angka tersebut masih dalam batas kemampuan finansial klub yang tengah melakukan penyesuaian setelah beberapa musim terakhir. Namun, permasalahan utama dalam negosiasi ini bukan terletak pada gaji pokok. Pihak Vlahovic justru dikabarkan kurang puas dengan struktur bonus yang ditawarkan.
Mereka menilai kontribusi sang pemain di lapangan layak mendapatkan penghargaan lebih, terutama dalam bentuk bonus yang lebih besar. Situasi ini membuat proses negosiasi berjalan alot. Hingga kini belum ada tanda-tanda kesepakatan akan segera tercapai.
Jika kondisi ini terus berlanjut, peluang Vlahovic untuk hengkang dari Juventus pada akhir kontraknya terbuka cukup lebar. Apalagi, sejumlah klub top Eropa disebut-sebut telah memantau situasi ini. Mereka siap memanfaatkan peluang jika Juventus gagal mencapai kesepakatan dengan sang striker.
Tawaran dengan nilai kontrak dan bonus yang lebih menggiurkan diyakini bisa datang dalam waktu dekat. Bagi Juventus, kehilangan Vlahovic tentu bukan skenario ideal. Selain masih berada di usia produktif, ia juga menjadi salah satu tumpuan dalam mencetak gol.
Melepasnya tanpa kompensasi maksimal jelas akan menjadi kerugian dari sisi teknis maupun finansial. Di sisi lain, Vlahovic tampaknya ingin memastikan masa depannya berada di jalur yang tepat. Dia tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan semua aspek, termasuk ambisi pribadi dan stabilitas karier.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022