
Manchester City menjuarai Carabao Cup 2026. (Istimewa)
JawaPos.com–Keberhasilan Manchester City menjuarai Carabao Cup 2026 menegaskan satu tren menarik dalam sepak bola Inggris. Trofi Piala Liga kembali jatuh ke tangan klub asal wilayah Barat Laut Inggris setelah musim lalu sempat direbut Newcastle United.
Dalam partai final yang berlangsung sengit, Manchester City menundukkan Arsenal dan memastikan gelar kembali ke Etihad. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang dominasi klub-klub dari kawasan Barat Laut dalam satu dekade terakhir.
Sejak 2016, hanya Newcastle yang mampu memutus dominasi tersebut. Selebihnya, trofi Carabao Cup terus berputar di antara klub-klub besar seperti Manchester City, Manchester United, dan Liverpool. Bahkan, City menjadi tim paling konsisten dengan raihan gelar terbanyak dalam periode ini.
Rentetan dominasi itu dimulai pada 2016 ketika Manchester City keluar sebagai juara. Setelah itu, Manchester United sempat mengambil alih pada 2017, namun City kembali menguasai kompetisi dengan empat gelar beruntun dari 2018 hingga 2021.
Liverpool dan Manchester United sempat bergantian meraih trofi pada 2022 hingga 2024, sebelum akhirnya Newcastle memberi kejutan pada 2025. Kejutan tersebut hanya berlangsung singkat.
Pada 2026, Manchester City kembali menunjukkan kekuatannya dengan menumbangkan Arsenal di final, sekaligus menegaskan status mereka sebagai raja baru Piala Liga Inggris dalam era modern.
Jika melihat sejarah panjang kompetisi sejak pertama kali digelar pada 1961, dominasi klub-klub besar memang tidak selalu terjadi. Pada era awal, banyak klub non unggulan seperti Swindon Town, Oxford United, hingga Luton Town yang sempat mencicipi gelar juara.
Namun memasuki era Premier League, peta kekuatan berubah drastis. Klub-klub dengan sumber daya besar mulai mendominasi, terutama dari wilayah Barat Laut yang dikenal sebagai pusat kekuatan sepak bola Inggris.
Manchester City kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu klub tersukses di ajang ini. Konsistensi performa, kedalaman skuad, serta pengalaman di laga final menjadi faktor utama keberhasilan mereka dalam mempertahankan dominasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022