
Jajaran pemain timnas Iran membawa tas ransel kecil, bentuk penghormatan untuk korban serangan rudal terhadap sekolah di Iran bagian selatan. (AP Photo/Riza Ozel)
JawaPos.com – Para pemain membawa tas ransel kecil saat timnas Iran menjalani pertandingan persahabatan melawan Nigeria pada Jumat (27/3). Mereka menghormati para korban serangan rudal di sebuah sekolah dasar Iran.
Lebih dari 165 orang tewas dalam serangan tersebut, dan sebagian besar korbannya adalah anak-anak ketika serangan pada akhir Februari lalu, yang diluncurkan Amerika Serikat menghantam sekolah di Iran selatan.
Baik Amerika Serikat maupun Israel belum menerima konsekuensi atas serangan tersebut, yang telah menuai kritik keras dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kelompok hak asasi manusia.
Dan, menurut laporan ESPN saat ini, Militer Amerika sedang menyelidiki dan mengatakan bahwa mereka tidak akan pernah menargetkan warga sipil dan membantah serangan mengenaskan di Iran tersebut.
Selama lagu kebangsaan Iran berkumandang sebelum pertandingan, tim berjuluk Melli menghormati kenangan anak-anak yang tewas dengan meletakkan tas ransel sekolah kecil berwarna merah muda dan ungu di hadapan para pemain.
Video upacara tersebut juga menunjukkan para pemain mengenakan pita hitam di lengan sebagai tanda peringatan bagi mereka yang tewas sejak perang dimulai. Di tengah memanasnya suasana konflik ini, pertandingan persahabatan itu dimainkan di Antalya, Turki selatan.
Nigeria menang 2-1 dalam pertandingan yang merupakan pemanasan Piala Dunia 2026, meski Iran sempat boikot mundur menjelang turnamen yang diselenggarakan bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Iran dijadwalkan memainkan tiga pertandingan babak penyisihan grup di Amerika. Duta Besar Iran di Mexico City mengatakan negara meminta FIFA memindahkan ketiga laga ke Meksiko setelah Presiden AS, Donald Trump, mencegah Iran untuk hadir, apalagi dengan alasan kekhawatiran keamanan.
“Pemerintah dan pejabat federasi sepak bola Iran juga menyebut mereka tidak ingin memboikot Piala Dunia, tetapi tidak mungkin bagi tim nasional untuk pergi ke Amerika Serikat karena serangan militer terhadap Iran oleh Israel dan Amerika,” tulis laporan ESPN.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
