
Wasit Asal Rumania, Istvan Kovacs, Ditunjuk untuk Memimpin Laga Leg Pertama Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid. (Dok. UEFA)
JawaPos.com - UEFA menunjuk wasit asal Rumania, Istvan Kovacs, untuk memimpin laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona dan Atletico Madrid. Penunjukan ini memicu perhatian khusus mengingat rekam jejaknya dengan kedua klub tersebut.
Harapan besar tentu tertuju agar pertandingan berjalan kondusif tanpa ada kontroversi berarti yang mencatut nama sang pengadil lapangan.
"Kovacs akan memimpin partai krusial ini, yang berlangsung di tengah meningkatnya tensi pasca-laga di kompetisi domestik. Dalam tugasnya, ia akan dibantu oleh Christian Dingert asal Jerman yang akan mengoperasikan Video Assistant Referee (VAR)," tulis media Spanyol, Marca.
Lebih lanjutm, Marca menyebut bagi Atletico, sosok Kovacs kerap dianggap sebagai "mimpi buruk". Hingga saat ini, klub berjuluk Los Rojiblancos itu belum pernah sekalipun mencicipi kemenangan dalam laga yang dipimpin oleh wasit tersebut. Catatan musim ini pun tidak jauh berbeda, dalam laga tandang di Istanbul yang berakhir imbang 1-1, Kovacs mengeluarkan tujuh kartu kuning, empat di antaranya diberikan kepada para pemain Atletico.
Rekam jejak Kovacs dengan Atletico bukannya tanpa hambatan. Pada ajang Piala Dunia Antarklub lalu saat Atletico takluk dari PSG, pelatih Diego Simeone sempat meluapkan kekecewaannya.
"Saya lelah membahas hal yang berulang. Jika terus dibahas, kita akan terlihat seperti korban, dan saya tidak merasa menjadi korban. Kami melawan rival jauh lebih baik, namun detail-detail (keputusan wasit) di lapangan sangat telihat nyata," ujar Simeone saat itu, dikutip melalui laman Marca, Senin (6/4).
Senada dengan pelatihnya, kapten tim Koke pun melontarkan kritik peda. "Kami mencetak gol 2-1, namun dianulir karena pelanggaran. Keputusan ada di tangan wasit. Kita semua melihat apa yang terjadi di lapangan, detail-detail kecil itu selalu berujung menguntungkan pihak lawan," ungkap Koke.
Kepercayaan UEFA dan Catatan Kelam Kedua Tim
Terlepas dari kritik yang muncul, UEFA tetap menaruh kepercayaan tinggi pada kapasitas Istvan Kovacs. Musim ini saja, ia telah memimpin enam laga Liga Champions, termasuk partai PSG melawan Monaco. Kovács juga merupakan wasit yang memimpin laga final Liga Champions saat PSG menundukkan Inter Milan untuk meraih gelar juara perdana mereka.
Namun, statistik menunjukkan hal unik bagi kedua raksasa Spanyol ini. Saat Kovács memimpin laga Barcelona di Liga Champions, Blaugrana tercatat pernah menelan kekalahan telak 1-4 di kandang sendiri saat menghadapi PSG. Selain itu, ia juga memimpin laga Barcelona kontra Napoli di Liga Europa yang berakhir imbang 1-1.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain AC Milan vs Venezia: Fisik Adrien Rabiot Belum Siap, Rafael Leao Absen
