
Eric Kyama, fans Arsenal asal Uganda, viral setelah melayangkan somasi bernada satire kepada klub idolanya. (Erick Kyama for JawaPos.com)
JawaPos.com–Kesetiaan seorang penggemar sepak bola biasanya tak lekang oleh waktu, tetapi kisah satu ini justru berbelok ekstrem. Seorang fans Arsenal bernama Eric Kyama memilih melayangkan somasi setelah kecewa berat pada performa tim kesayangannya.
Pria asal Uganda itu mengaku sudah mendukung Arsenal sejak 2002, atau lebih dari dua dekade. Namun, kesabaran panjang itu seperti runtuh setelah penampilan tim yang dianggap jauh dari harapan Eric Kyama.
Eric Kyama bahkan menyiapkan langkah hukum yang tak biasa bagi seorang fans sepak bola. Dia menuding klub dan manajer Mikel Arteta melakukan kelalaian profesional hingga menyebabkan tekanan emosional bagi para pendukung Arsenal.
Aksi tersebut bermula dari performa Arsenal saat menghadapi AFC Bournemouth yang dinilai sangat mengecewakan. Dalam surat resminya, Kyama menilai tim tampil tanpa semangat, tanpa arah, dan kehilangan identitas permainan.
Dia menuliskan surat panjang yang dikirim ke markas Arsenal di London sebagai bentuk protes serius. Surat itu berisi tuduhan mulai dari kelalaian profesional, ketidakmampuan taktis, hingga penyimpangan nilai klub.
Dalam dokumen tersebut, Kyama menilai para pemain tidak menunjukkan etos kerja yang layak. Dia menyebut tidak ada urgensi dan kesungguhan dalam permainan yang ditampilkan di lapangan.
Tak hanya pemain, Arteta juga menjadi sasaran kritik tajam. Kyama secara terbuka mempertanyakan kapasitas taktis sang pelatih yang dianggap gagal membaca jalannya pertandingan.
”Kelalaian profesional: Para pemain menunjukkan kurangnya ketekunan, bermain tanpa tujuan atau urgensi yang jelas,” tulis Kyama dalam suratnya.
Dia menilai kondisi tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab profesional. Lebih jauh, dia menyoroti dampak emosional yang dirasakan para penggemar global. Menurut dia, fans telah menginvestasikan waktu, emosi, bahkan uang untuk mendukung klub.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
