
Bek Legendaris Chelsea John Terry. (IMAGO/PA Images)
JawaPos.com–Situasi di Chelsea makin panas. Lima kekalahan beruntun di liga tanpa mencetak gol bukan cuma statistik buruk, ini sudah masuk kategori krisis. Dan seperti yang sering terjadi di Stamford Bridge, posisi pelatih jadi sorotan utama.
Liam Rosenior kini berada di ujung tanduk. Catatan tujuh kekalahan dari delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, ditambah lini belakang yang rapuh dan lini depan yang tumpul, membuat musim The Blues berada di ambang kegagalan total bahkan untuk sekadar mengamankan tiket kompetisi Eropa.
Momentum terdekat yang bisa jadi penyelamat hanyalah semifinal Piala FA melawan Leeds United di Wembley. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, tapi bisa jadi penentu nasib Rosenior. Gagal lolos ke final? Sulit membayangkan ia tetap bertahan.
Yang menarik, di tengah tekanan besar ini, manajemen Chelsea justru belum punya rencana matang soal pengganti. Laporan dari internal klub menyebutkan belum ada kandidat yang benar-benar siap jika keputusan pemecatan harus diambil dalam waktu dekat.
Awalnya, para pemilik klub memang tidak berniat memecat Rosenior, bahkan jika target Liga Champions meleset. Tapi situasi di lapangan berkembang jauh lebih cepat dari perkiraan. Dan dalam dunia sepak bola, rencana bisa berubah dalam hitungan minggu atau bahkan hari.
Melansir The Chelsea Chronicle, di tengah ketidakpastian itu, satu nama mulai ramai dibicarakan yaitu John Terry. Sebagai legenda klub dan mantan kapten ikonik, Terry dianggap punya semua elemen yang saat ini hilang dari tim seperti karakter, kepemimpinan, dan mentalitas juara.
Dalam kondisi darurat seperti sekarang, menunjuknya sebagai manajer sementara bisa jadi solusi paling masuk akal. Bukan cuma soal nostalgia. Terry punya pengalaman sebagai staf pelatih dan pemahaman mendalam soal identitas permainan Chelsea, khususnya dalam aspek pertahanan.
Lebih dari itu, kehadirannya diyakini bisa langsung mengangkat moral ruang ganti yang kabarnya mulai retak. Sosoknya masih sangat dihormati, baik oleh pemain maupun fans, dan itu bisa jadi faktor penting untuk menstabilkan situasi dalam waktu singkat.
Namun tentu saja, ini tetap langkah berisiko. Menyerahkan tim dalam kondisi krisis kepada pelatih yang belum teruji sebagai manajer utama bukan keputusan ringan. Tapi dalam kondisi seperti sekarang, Chelsea tampaknya tidak punya banyak pilihan ideal.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
