
Real Sociedad kalah 0-1 dari Getafe di laga kandang. (@GetafeCF)
JawaPos.com - Real Sociedad harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat menjamu Getafe dalam lanjutan La Liga pekan ke-32 di Reale Arena, San Sebastian pada Kamis (23/4). Satu-satunya gol dalam laga ini tercipta dari gol bunuh diri Jon Gorrotxategi pada babak pertama.
Sejak awal pertandingan sebenarnya Real Sociedad tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Getafe. Peluang emas datang pada menit ke-14 setelah pemain Getafe Abdel Abqar melakukan handball dan wasit menghadiahkan tendangan penalti kepada Real Sociedad.
Namun, eksekusi penalti yang dilakukan Brais Mendez gagal berbuah gol sebab bola membentur tiang kanan gawang.
Getafe yang sebelumnya lebih banyak bertahan justru mampu mencuri keunggulan pada menit ke-29. Kesalahan dalam mengantisipasi tekanan Getafe membuat Jon Gorrotxategi mencetak gol bunuh diri dan membuat skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Tertinggal satu gol, Real Sociedad terus berupaya mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang tercipta, termasuk tembakan Orri Oskarsson dan Brais Mendez tetapi masih mampu diamankan kiper Getafe David Soria.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Real Sociedad semakin meningkat. Pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Mikel Oyarzabal dan Ander Barrenetxea untuk menambah daya gedor. Namun, rapatnya lini pertahanan Getafe membuat upaya tuan rumah kerap menemui kebuntuan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 tetap bertahan untuk kemenangan Getafe. Hasil itu menjadi pukulan bagi Real Sociedad yang sebenarnya tampil dominan, tetapi gagal memaksimalkan peluang, termasuk penalti di babak pertama.
Sebaliknya, Getafe yang saat ini menduduki posisi keenam klasemen La Liga berhasil mencuri tiga poin penting berkat kesalahan lawan. Pelatih Real Sociedad Pellegrino Matarazzo mengaku timnya tidak tampil maksimal meski mendominasi permainan.
“Saya pikir kami terlalu lama untuk benar-benar masuk ke dalam pertandingan. Energi kami tidak terlalu baik di awal. Perlahan kami mulai menemukannya, tetapi kami justru kebobolan gol bunuh diri dan gagal mengeksekusi penalti,” kata Matarazzo dikutip dari Diario AS.
Matarazzo juga menyinggung soal kegagalan timnya dalam memanfaatkan peluang yang ada.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
