
Chelsea pecat Liam Rosenior setelah kekalahan beruntun, Julian Nagelsmann dikabarkan jadi kandidat kuat pelatih baru. (ig @julian.nagelsmann)
JawaPos.com–Menunjuk Liam Rosenior sebagai manajer Chelsea sejak awal memang terasa seperti perjudian. Setelah hasil yang didapat jauh dari harapan, keputusan untuk mengakhiri kerja sama jadi bukti bahwa eksperimen itu tidak berjalan sesuai rencana.
Kini, The Blues berada di persimpangan penting. Chelsea butuh sosok pelatih dengan pengalaman, reputasi, dan kemampuan mengelola tekanan di level tertinggi. Nama Julian Nagelsmann pun muncul ke permukaan sebagai kandidat paling kuat.
Liam Rosenior sendiri dipecat setelah kekalahan 3-0 dari Brighton & Hove Albion, hasil yang menandai kekalahan kelima beruntun Chelsea di Premier League. Posisi tim yang kini terdampar di peringkat ketujuh membuat peluang lolos ke Liga Champions mulai terlihat samar.
Untuk sementara, Chelsea kembali mempercayakan tim kepada Calum McFarlane hingga akhir musim. Dia bukan sosok asing, karena sebelumnya sempat mengisi peran interim saat pergantian pelatih di awal musim.
Namun, tugas yang diemban jelas tidak ringan. Chelsea tertinggal tujuh poin dari Liverpool yang berada di posisi kelima, dan tekanan semakin besar dengan semifinal Piala FA yang sudah di depan mata, menghadapi Leeds United.
Apa pun hasil yang diraih McFarlane, Chelsea hampir pasti akan mencari pelatih permanen dengan profil lebih mentereng. Pengalaman Rosenior yang relatif minim jadi pelajaran penting bagi manajemen.
Koneksi Strasbourg sebagai klub saudara memang mempermudah penunjukan Rosenior kala itu. Tapi kegagalan ini kemungkinan besar akan membuat Chelsea berpikir dua kali untuk mengambil jalur serupa. Situasi ini juga jadi sinyal kurang baik bagi Gary O'Neil, yang mungkin sebelumnya masuk radar sebagai opsi internal.
Sejarah Chelsea dalam dua dekade terakhir identik dengan pelatih top. Mulai dari Jose Mourinho, Carlo Ancelotti, hingga Thomas Tuchel, semuanya datang dengan reputasi besar dan pengalaman menang.
Tak heran jika sejak awal, sebagian fans merasa Rosenior bukan sosok yang sesuai dengan standar klub. Bahkan, julukan LinkedIn Liam sempat ramai di kalangan suporter, indikasi bahwa kepercayaan publik memang tidak pernah benar-benar terbentuk.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022