
Pep Guardiola bawa Manchester City ke final Piala FA empat kali beruntun. (X/@EmiratesFACup)
JawaPos.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan tim asuhannya masih sangat jauh dari pencapaian treble domestik, meskipun berhasil melaju ke final Piala FA untuk keempat kalinya secara beruntun.
Treble domestik adalah pencapaian ketika sebuah klub memenangkan tiga kompetisi utama di satu negara, misalnya dalam hal ini Premier League, Piala FA, dan Piala Carabao (Piala Liga Inggris) dalam satu musim yang sama.
Mancheser City sendiri memastikan tiket ke final setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Southampton di Stadion Wembley, Sabtu (25/4). Di partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei, Manchester City akan menghadapi pemenang antara Chelsea atau Leeds United yang akan bertanding pada Minggu (26/4).
Kemenangan itu pun membuka peluang bagi Man City untuk menyapu bersih seluruh trofi domestik musim ini. Sebelumnya, tim asuhan Pep Guardiola itu telah mengamankan gelar Piala Carabao pada Maret 2026. Saat ini, Manchester City masih menyisakan lima pertandingan di Premier League dan satu laga final Piala FA.
Meskipun demikian, Guardiola memilih meredam ekspektasi tinggi itu. Pelatih berusia 55 tahun itu menilai perjalanan menuju treble masih panjang dan penuh tantangan. “Terlalu banyak, masih jauh,” ujar Guardiola saat ditanya soal peluang treble dikutip dari ESPN.
“Sebelum final, sebelum laga melawan Aston Villa di akhir musim, mungkin saya akan bilang itu sebuah peluang. Tapi, sekarang masih sangat jauh,” tambah Guardiola.
Guardiola juga menekankan pentingnya pemulihan fisik dan mental para pemain setelah melewati jadwal padat dan penuh tekanan. “Sekarang yang penting, kami punya tiga hari libur untuk para pemain. Saya bilang kepada mereka untuk tidak memikirkan sepak bola, beristirahat,” katanya.
“Sekarang kami memulai musim baru, lima pertandingan liga ditambah satu final,” tambah Guardiola.
Dalam laga semifinal itu, Manchester City sempat tertinggal lebih dulu setelah gol mengejutkan dari Finn Azaz pada menit ke-79. Namun, mereka mampu bangkit di menit-menit akhir lewat gol Jeremy Doku dan Nico Gonzalez.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022