
Viktor Gyokeres cetak gol di laga lawan Atletico Madrid. (Dok. UEFA)
JawaPos.com - Viktor Gyokeres mencetak satu gol dari penalti saat Arsenal ditahan imbang Atletico Madrid di leg pertama Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4).
Di babak pertama, Viktor Gyokeres menilai Arsenal bermain sangat baik hingga terjadi gol penalti pada menit ke-44. "Di babak pertama kami mengontrol permainan dengan cukup baik, dan memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak gol – kami berhasil mencetak gol dari salah satunya," kata penyerang timnas Swedia tersebut kepada TNT Sports yang dikutip laman UEFA, Kamis (30/4).
Sementara di babak kedua, Atletico Madrid memulai pertandingan dengan sangat baik hingga tercipta gol penyama kedudukan melalui tendangan penalti Julian Alvarez pada menit ke-56. Viktor Gyokeres mengaku leg pertama berjalan sangat sulit.
Baca Juga:Hasil Arsenal vs Atletico Madrid: Dua Penalti, Drama VAR, Semifinal Liga Champions Masih Terbuka!
"Kemudian di babak kedua, mereka memulai dengan jauh lebih baik, mungkin pantas mendapatkan gol pada akhirnya. Menjelang akhir, saya pikir kami mendapatkan beberapa peluang yang cukup bagus. Tapi, secara keseluruhan, pertandingan yang sulit. Kami tahu ini tempat yang sulit untuk didatangi, tetapi ini baru babak pertama," lanjut Gyokeres.
Setelah bermain imbang, pemain berusia 27 tahun tersebut punya ambisi untuk mengalahkan Atletico Madrid di Emirates Stadium pada leg kedua. Bermain di hadapan pendukung sendiri akan terasa berbeda bagi Arsenal.
"Kami tahu ketika kami bermain di kandang, dengan para penggemar kami, itu pasti akan berbeda. Kami hanya perlu melakukan tugas kami, memberikan yang terbaik, dan ini akan menjadi pertandingan yang bagus di kandang," pungkas Gyokeres.
Mencetak gol ke gawang Atletico Madrid juga pernah dilakukan Gyokeres di babak grup. Saat itu, dia berhasil mencetak brace pada laga yang dimainkan di Emirates Stadium.
Leg kedua semifinal Liga Champions akan dimainkan pada 6 Mei mendatang. Di laga tersebut Arsenal dan Atletico Madrid harus saling mengalahkan untuk mengunci satu tempat di final.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
