
Ilustrasi: Pemain Napoli berselebrasi. (@sscnapoliES/X)
JawaPos.com - Peluang Napoli untuk menjadi juara Liga Italia (Scudetto) musim ini menipis lantaran mereka diimbangi Como 1907 dengan skor 0-0 pada laga di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Sabtu (2/5) malam WIB.
Dikutip dari laman Liga Italia, hasil tersebut membuat Napoli, yang bertengger di urutan kedua klasemen sementara, berjarak sembilan poin dari Inter Milan yang ada di puncak.
Napoli kini memiliki 70 poin dari 35 pertandingan, atau hanya mempunyai tiga partai terakhir di liga, sementara Inter mempunyai 79 poin dan baru melewati 34 laga.
Dengan demikian, Inter Milan akan menjuarai Liga Italia 2025/2026 andai menaklukkan atau menahan seri Parma pada pertandingan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Senin (4/5) dini hari WIB.
Sementara itu, tambahan satu poin membawa Como duduk di urutan kelima dengan koleksi 62 poin, zona yang bisa membuat mereka tampil di Liga Europa musim depan.
Pada laga versus Napoli, Como menunjukkan kepercayaan diri untuk menekan lawan. Tuan rumah nyaris membuka keunggulan pada menit kedelapan melalui Tasos Douvikas, tetapi tembakannya di depan gawang secara krusial berhasil diblok oleh bek Napoli, Amir Rrahmani.
Kiper Napoli, Milinkovic-Savic menggagalkan sejumlah peluang emas tuan rumah, mulai dari tembakan Lucas da Cunha pada menit ke-12, hingga dua ancaman berbahaya beruntun dari Assane Diao pada menit ke-17 dan tembakan jarak dekat pada menit ke-30.
Di sisi lain, Napoli bukannya tanpa peluang. Serangan balik mereka sempat menghasilkan shot on target pada menit ke-26 lewat aksi Alisson Santos, sayang bola masih mampu diamankan dengan baik oleh kiper Como, Jean Butez. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Como kembali menebar ancaman pada menit ke-64 lewat tembakan Martin Baturina, yang lagi-lagi berhasil ditepis dengan gemilang oleh Milinkovic-Savic.
Napoli nyaris mencuri kemenangan dramatis pada menit ke-84. Sayangnya, tembakan spekulasi jarak jauh yang dilepaskan oleh Matteo Politano hanya membentur tiang gawang Como.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
