
Michael Carrick mengaku perannya sebagai manajer Manchester United terasa alami. (ig @manutd)
JawaPos.com–Michael Carrick tak bisa menyembunyikan rasa puasnya setelah membawa Manchester United kembali ke Liga Champions. Kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool di Old Trafford menjadi momen penentu, sekaligus mempertegas pengaruhnya sejak mengambil alih kursi pelatih.
Namun Michael Carrick justru merespons situasi ini dengan nada tenang bahkan cenderung santai. Melansir ESPN, saat ditanya soal peluang menjadi manajer permanen, pria berusia 44 tahun itu mengaku semuanya terasa mengalir begitu saja.
”Saya senang melakukan apa yang saya lakukan. Ini posisi yang bagus untuk saya dan rasanya cukup alami, jujur saja,” ujar Michael Carrick.
Sejak ditunjuk pada Januari, Carrick langsung memberi dampak signifikan. Dari 14 pertandingan, dia sukses mengamankan 10 kemenangan.
Lebih impresif lagi, kemenangan tersebut datang saat menghadapi tim-tim besar. Setelah menaklukkan Manchester City, Arsenal, dan Chelsea, kini Liverpool ikut masuk daftar korban.
Gol dari Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Kobbie Mainoo memastikan tiga poin penting yang mengunci tiket ke kompetisi elite Eropa musim depan. Carrick pun menyadari bahwa perjalanan timnya sejauh ini bukan hal kecil.
”Kita harus menunggu dan melihat. Saat kami datang, Liga Champions masih agak jauh dan kami ingin kembali ke Eropa, dan berada di sana dengan tiga pertandingan tersisa adalah pencapaian besar. Apa pun yang akan terjadi, akan terjadi,” terang Michael Carrick.
Alih-alih larut dalam euforia, Carrick justru menekankan pentingnya konsistensi. Dia menggambarkan perjalanan timnya sebagai proses yang terus berkembang, dengan berbagai cara kemenangan yang berbeda.
”Ini perjalanan yang bagus. Kami telah mengalahkan beberapa tim yang sangat, sangat bagus dan itu merupakan tantangan. Terkadang kami menang dengan cara tertentu, terkadang kami menang dengan cara lain,” tutur Michael Carrick.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
