
Pep Guardiola. (AP Photo/Dave Thompson)
JawaPos.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola menyebut timnya kehilangan kendali dalam perburuan gelar juara Liga Inggris setelah ditahan imbang 3-3 oleh Everton di Stadion Hill Dickinson, Selasa WIB, dikutip dari ANTARA.
Hasil imbang ini membuat City tertinggal lima poin dari sang pemuncak klasemen Arsenal, dengan The Citizens masih menyimpan satu pertandingan belum dimainkan.
“Sebelum laga ini, semuanya ada di tangan kami, sekarang tidak lagi. Kami akan bersiap menghadapi Brentford dan terus melaju, lalu melihat apa yang terjadi," kata Guardiola, dikutip dari laman resmi City, Selasa.
Di laga ini, City memulainya dengan baik saat mereka mengontrol jalannya laga babak pertama yang diakhiri gol Jeremy Doku pada menit ke-43.
Namun, memasuki babak kedua, permainan di lapangan berubah. Masuknya Thierno Barry pada menit ke-64 mengubah angin menjadi milik tim tuan rumah, dengan pemain muda 23 tahun itu empat menit berselang mencatatkan namanya ke papan skor setelah memanfaatkan blunder Marc Guehi.
Gol Barry membuat Everton memiliki momentum. Lima menit berikutnya, mereka berbalik unggul saat Jack O'Brien menanduk bola hasil sepak pojok James Garner. The Toffeess melebarkan keunggulan pada menit ke-81 melalui gol kedua Barry.
Beruntung, City masih bisa memberikan perlawanan di menit-menit terakhir. Erling Haaland memperkecil kedudukan pada menit ke-83, dan kemudian satu poin penting dibawa City dalam kunjungannya kali ini setelah Doku mencetak gol keduanya pada menit ke-90+7.
“Lebih baik dapat satu poin daripada tidak sama sekali. Tapi tentu lebih baik menang daripada hanya satu poin,” kata Guardiola.
Hasil ini membuat City memiliki 71 poin di posisi kedua, lima poin di bawah Arsenal. Laga City berikutnya adalah menghadapi Brentford di kandang sendiri pada Sabtu (9/5) pukul 23.30 WIB.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
