
Gabriel menekel Giuliano Simeone yang hendak menjebol gawang Arsenal. (Istimewa)
JawaPos.com - Kemenangan tipis Arsenal atas Atletico Madrid di semifinal Liga Champions tak lepas dari kontroversi. Salah satu momen yang paling ramai dibahas datang di awal babak kedua, ketika Gabriel lolos dari potensi kartu merah dalam situasi krusial.
Insiden terjadi pada menit ke-51. Giuliano Simeone memanfaatkan kesalahan lini belakang Arsenal dan berada dalam posisi emas untuk mencetak gol setelah melewati kiper. Namun, Gabriel datang dari belakang dan melakukan kontak yang cukup untuk mengganggu sang penyerang.
Pihak Atletico langsung bereaksi keras. Mereka menilai itu seharusnya menjadi penalti sekaligus kartu merah karena menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas. Namun wasit Daniel Siebert tetap pada keputusannya: tidak ada pelanggaran. VAR pun menguatkan keputusan tersebut.
Melansir Give Me Sport, mantan wasit FIFA, Keith Hackett, kemudian ikut angkat bicara dan justru mendukung keputusan di lapangan.
“Ini jelas merupakan pertahanan yang sangat tidak rapi dari Gabriel, yang meletakkan lengan kirinya di bahu lawannya.”
“Saya tidak percaya bahwa kontak fisik saja sudah cukup untuk memberikan tendangan penalti yang kemudian diikuti dengan kartu merah atas upaya yang jelas untuk menggagalkan peluang mencetak gol, ketika Simeone merasakan lengan lawan, ia mulai mencondongkan tubuh ke belakang ke arah lawannya.”
“VAR kemudian harus mengamati dengan saksama insiden yang terjadi di mana kaki Gabriel bersentuhan dengan lawannya.”
“VAR telah meninjau ini, dan tidak ada cukup bukti untuk memberikan tendangan penalti dan mengeluarkan kartu merah untuk DOGSO.”
Pendapat Hackett memperjelas bahwa dalam situasi seperti ini, standar pembuktian memang sangat tinggi terutama untuk keputusan besar seperti penalti dan kartu merah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
