Jose Mourinho dikabarkan ingin membawa Victor Osimhen ke Real Madrid untuk mengatasi masalah lini depan Los Blancos dan mengembalikan keseimbangan serangan tim. (Instagram/@galatasaray)
JawaPos.com - Persaingan menuju gelar La Liga musim depan tampaknya sudah mulai memanas bahkan sebelum musim baru dimulai. Salah satu isu yang paling ramai dibicarakan adalah kemungkinan kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid dan nama Victor Osimhen disebut menjadi target utama sang pelatih.
Melansir Soccernet, laporan dari Spanyol, Portugal, hingga Turki menyebut Mourinho semakin dekat dengan comeback dramatis ke Santiago Bernabeu setelah musim Real Madrid berjalan jauh dari harapan.
Los Blancos menutup musim tanpa trofi besar dan tertinggal jauh dari Barcelona di klasemen akhir La Liga. Kekalahan 2-0 dari Blaugrana di Camp Nou menjadi pukulan yang semakin memperbesar tekanan kepada manajemen klub.
Musim Madrid memang berjalan kacau. Xabi Alonso harus kehilangan pekerjaannya pada Januari setelah rentetan hasil buruk, sementara Alvaro Arbeloa yang ditunjuk sebagai pelatih sementara gagal memperbaiki situasi.
Di Eropa, Madrid tersingkir di perempat final Liga Champions oleh Bayern Munich. Situasi semakin buruk setelah mereka juga dipermalukan tim divisi kedua Albacete di Copa del Rey.
Karena itulah, Florentino Perez disebut mulai mempertimbangkan membawa Mourinho kembali ke Bernabeu untuk membangun ulang tim.
Menariknya, Mourinho kabarnya sudah memiliki satu nama yang dianggap bisa mengubah wajah Madrid: Victor Osimhen.
Ketertarikan Mourinho kepada Osimhen sebenarnya bukan hal baru. Saat masih menangani AS Roma, Mourinho beberapa kali berhadapan dengan striker Nigeria itu ketika Osimhen masih memperkuat Napoli.
Baca Juga:Juara La Liga Setelah Kalahkan Real Madrid, Hansi Flick: Saya Tidak Akan Melupakan Momen Ini
Bahkan, Mourinho pernah membandingkan Osimhen dengan Didier Drogba, striker legendaris Chelsea yang menjadi salah satu pemain paling sukses di bawah arahannya.
Perbandingan itu cukup masuk akal. Osimhen dikenal punya kombinasi kekuatan fisik, kecepatan, agresivitas, dan kemampuan duel udara yang sangat menonjol. Karakteristik itu dianggap cocok dengan gaya sepak bola Mourinho.
Sejak kepergian Karim Benzema, Real Madrid dinilai belum benar-benar menemukan striker tengah alami yang mampu menjadi titik fokus serangan.
Kylian Mbappe beberapa kali dimainkan sebagai penyerang tengah meski posisi favoritnya berada di sisi kiri. Situasi serupa juga dialami Vinicius Junior yang sesekali dipaksa bermain lebih ke tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
