
Mantan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti membantah kabar yang menyebut para pemain Real Madrid sulit diatur dan menilai isu itu telah dibesar-besarkan, dikutip dari ANTARA.
“Yang saya baca sepertinya pemain-pemain Madrid bertindak sesuka hati. Itu tidak benar. Omong kosong. Benar-benar omong kosong,” kata juru taktik Real Madrid pada 2013-2015 dan 2021-2025 itu, seperti dilaporkan The Athletic, Rabu (13/5).
Ancelotti menegaskan dirinya tidak pernah mengalami masalah kedisiplinan pemain selama dua periode menangani Real Madrid. Pelatih yang kini menangani timnas Brasil itu mengatakan komunikasi dengan pemain justru menjadi bagian penting dalam membangun tim.
"Tidak benar. Di sana, ketika mempunyai ide dan saya selalu berdiskusi dengan para pemain. Saya melihat apakah mereka setuju atau tidak. Kami bahkan melakukan ini di final Liga Champions,” ujar Ancelotti.
Menurut dia, keterlibatan pemain dalam proses diskusi tak berarti pelatih kehilangan kendali atas tim. Ancelotti justru menilai komunikasi menjadi kunci agar pemain memahami strategi yang diterapkan.
“Bicara dengan pemain itu bukan berarti lemah. Itu sangat penting karena saya harus bisa menjelaskan ide permainan saya kepada pemain. Saya tidak ingin para pemain cuma menurut begitu saja. Saya ingin pemain tahu apa yang harus mereka lakukan," tutur Ancelotti.
Real Madrid memang terus diterpa masalah internal sejak awal musim. Saat masih ditangani Xabi Alonso, Madrid sempat tampil menjanjikan sebelum hubungan sang pelatih dengan Vinicius Junior dikabarkan memburuk usai El Clasico pada Oktober 2025.
Situasi tersebut disebut memengaruhi keharmonisan ruang ganti hingga akhirnya Alonso dipecat pada awal 2026. Posisi pelatih kemudian diisi Alvaro Arbeloa. Dia sempat membawa perubahan positif, tetapi belakangan juga disebut kesulitan mengendalikan tim.
Konflik internal lalu memuncak ketika Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni terlibat perselisihan pekan lalu. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu penyebab Madrid kembali gagal meraih gelar musim ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022