
Francisco Conceicao setelah cetak gol untuk Juventus di laga imbang lawan AS Roma. (Dok. Francisco Conceicao)
JawaPos.com - Juventus akan menghadapi Fiorentina pada pekan ke-37 Serie A 2025/2026 di Juventus Stadium, Minggu (17/5). Laga ini menjadi pertandingan penting bagi Bianconeri yang masih memburu kepastian tiket Liga Champions musim depan.
Tim asuhan Luciano Spalletti datang dengan modal yang cukup meyakinkan. Juventus kini menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 68 poin dan sedang berada dalam performa stabil menjelang akhir musim.
Pada pertandingan terakhir, Juventus sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lecce. Hasil tersebut memperpanjang catatan positif mereka dalam beberapa pekan terakhir. Bianconeri bahkan belum menelan kekalahan dalam 11 pertandingan terakhir di Serie A.
Baca Juga:Diduga Terlibat Kasus Pelecehan Seksual, FIFA Coret Rob Dieperink dari Daftar Wasit Piala Dunia 2026
Konsistensi permainan menjadi salah satu kekuatan utama Juventus musim ini. Meski tidak selalu menang dengan skor besar, mereka mampu menjaga keseimbangan permainan dan tampil disiplin di lini belakang.
Faktor kandang juga diprediksi menjadi keuntungan besar bagi Juventus. Dalam 24 laga kandang terakhir di semua kompetisi, mereka hanya sekali kalah. Selain itu, Juventus juga selalu mampu mencetak gol dalam enam pertandingan kandang terakhir mereka.
Duet Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz kembali diharapkan menjadi pembeda pada pertandingan nanti. Vlahovic masih menjadi andalan di lini depan berkat kemampuannya memanfaatkan peluang di kotak penalti, sementara Yildiz tampil impresif dengan kreativitas dan kecepatannya.
Luciano Spalletti diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 yang selama ini cukup efektif menjaga keseimbangan tim. Manuel Locatelli dan Teun Koopmeiners akan berperan penting dalam mengontrol permainan di lini tengah.
Sementara itu, Fiorentina datang ke Turin dengan situasi yang kurang ideal. Tim asuhan Paolo Vanoli masih tertahan di papan bawah klasemen dengan raihan 38 poin dan belum sepenuhnya aman dari tekanan jelang akhir musim.
Performa La Viola dalam beberapa laga terakhir juga belum menunjukkan perkembangan signifikan. Fiorentina gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di Serie A.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
