
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru, menandai era baru di Stamford Bridge dengan ambisi besar. (ig @xabialonso)
JawaPos.com - Chelsea resmi memulai era baru setelah menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer tim utama dengan kontrak berdurasi empat tahun. Dia mulai bekerja di Stamford Bridge pada 1 Juli 2026.
Penunjukan Xabi Alonso sekaligus menandai langkah serius Chelsea untuk bangkit setelah musim yang penuh kekecewaan. Legenda Liverpool dan mantan pelatih Real Madrid itu menjadi pilihan utama manajemen The Blues setelah Liam Rosenior dipecat hanya 106 hari sejak ditunjuk menggantikan Enzo Maresca pada Januari lalu.
Awalnya, peluang Chelsea mendapatkan Xabi Alonso sempat diragukan. Loyalitasnya terhadap Liverpool membuat banyak pihak percaya ia akan menunggu kesempatan kembali ke Anfield suatu hari nanti.
Namun situasi berubah setelah Liverpool memilih tetap mempertahankan Arne Slot meski performa tim menurun musim ini. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Chelsea untuk membawa Alonso ke London Barat.
Melansir Metro Sport, tak lama setelah diumumkan, Alonso langsung membeberkan ambisinya bersama Chelsea. Pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan bahwa dirinya dan manajemen klub memiliki visi yang sama.
”Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia sepak bola dan saya merasa sangat bangga menjadi manajer klub hebat ini. Dari percakapan saya dengan kelompok pemilik dan pimpinan olahraga, jelas bahwa kami memiliki ambisi yang sama. Kami ingin membangun tim yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi dan berjuang untuk meraih trofi,” papar Xabi Alonso.
Pernyataan tersebut memberi sinyal bahwa Chelsea tidak sekadar ingin memperbaiki posisi di klasemen. Mereka ingin kembali menjadi kekuatan utama di Inggris maupun Eropa. Alonso juga menilai skuad Chelsea memiliki kualitas besar yang masih bisa berkembang lebih jauh.
”Ada banyak talenta hebat dalam skuad dan potensi besar di klub sepak bola ini, dan akan menjadi kehormatan besar bagi saya untuk memimpinnya. Sekarang fokusnya adalah kerja keras, membangun budaya yang tepat, dan memenangkan trofi,” tandas Xabi Alonso.
Pernyataan itu menarik perhatian. Sebab, mengindikasikan Alonso ingin membentuk identitas baru Chelsea, bukan hanya mengejar hasil instan.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
