
Kiper andalan FC Barcelona, Joan Garcia. (X/@barcacentre)
JawaPos.com - Penjaga gawang Barcelona, Joan Garcia, menunjukkan dirinya tidak hanya tangguh di bawah mistar gawang. Kiper kelahiran Sallent tersebut juga punya mentalitas baja saat meladeni psywar di luar lapangan. Baru-baru ini, Garcia memberikan respons menohok terkait klaim miring Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Sebelumnya, Perez sempat melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebur Real Madrid menjadi pihak yang paling dirugikan oleh keputusan wasit sepanjang musim ini. Menanggapi hal tersebut, Garcia langsung pasang badan.
"Siapa pun yang menonton La Liga secara utuh musim ini pasti tahu kalau ucapan itu (Perez) sama sekali tidak benar. Kami sangat tenang dan fokus menikmati trofi juara yang berhasil kami kunci setelah laga El Clasico," tegas Garcia dalam sesi wawancara eksklusif besama EFE di Ciudad Deportiva Joan Gamper.
Musim debut Garcia bersama Blaugrana terbilang manis dengan kawalan trofi LaLiga dan Supercopa de España. Namun, kiper eks Espanyol itu enggan jemawa. Target besar berikutnya sudah dipatok: membawa Barca kembali merajai panggung Liga Champions untuk kali pertama sejak 2015.
Garcia mengakui, skuad asuhan Hansi Flick saat ini didominasi pilar muda yang masih butuh jam terbang di level Eropa. Kontrasnya performa Barca di kompetisi domestik dan Eropa memang menjadi rapor merah yang mustahil ditutupi.
Di LaLiga, gawang Garcia terbilang kokoh dengan hanya kebobolan 33 gol dari 37 laga. Sebaliknya di Eropa, lini belakang Barca tampak rapuh setelah mencatat rekor buruk selalu kebobolan dalam 15 laga beruntun (total kemasukan 30 gol).
"Di Liga Champions, anda berhadapan dengan jawara dari setiap kompetisi. Sedikit saja kehilangan fokus 100 persen di lini bertahan, lawan dengan kualitas kelas wahid pasti akan langsung menghukum anda. Solusinya, kami harus menemukan titik keseimbangan antara mempertahankan identitas menyerang dan tahu kapan harus bermain lebih rapat (defensif) saat ditekan," urai Joan Garcia, dikutip melalui laman Marca, Selasa (19/5).
Kini, Garcia menatap laga pemungkas LaLiga kontra Valencia pada akhir pekan nanti dengan motivasi ganda. Kiper timnas Spanyol itu berpeluang besar menyabet penghargaan trofi Zamora—gelar untuk kiper dengan rasio kebobolan paling minim di liga.
Meski bukan target utama sejak awal musim, Garcia mengaku gelar personal tersebut akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan tim. Sambil bercanda, ia menyebut rekan-rekan setimnya sudah paham apa yang harus dilakukan di lapangan nanti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022