
Winger PSG asal Georgia Khvicha Kvaratskhelia. (Dok. Paris Saint-Germain)
JawaPos.com - Winger Paris Saint-Germain (PSG) Khvicha Kvaratskhelia optimistis timnya mampu mempertahankan gelar Liga Champions. PSG akan menghadapi Arsenal pada partai final di Puskas Arena pada Sabtu (30/6).
Pemain asal Georgia Khvicha Kvaratskhelia menilai Les Parisiens memiliki kualitas untuk kembali mencetak sejarah di kompetisi elite Eropa. PSG mengusung misi besar dalam final kali ini.
Bila berhasil mengalahkan Arsenal, PSG klub asal Prancis itu akan menjadi tim pertama selain Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions sejak era kompetisi modern dimulai pada 1992/93.
"Semua ini sangat penting, dan kami memahami bahwa kami adalah juara bertahan serta bisa menang lagi," kata Kvaratskhelia kepada UEFA dilansir dari Antara.
Real Madrid terakhir melakukannya dengan tiga gelar beruntun pada periode 2016 hingga 2018. Final melawan Arsenal juga menjadi pertemuan keempat kedua tim di Liga Champions sejak awal musim lalu.
PSG memiliki catatan positif setelah memenangkan dua pertemuan terakhir saat menyingkirkan Arsenal di semifinal musim sebelumnya. Dalam beberapa tahun terakhir, PSG menjadi salah satu kekuatan dominan di Eropa.
Sejak 2020, mereka tampil di final Liga Champions lebih banyak dibanding klub lain dengan tiga penampilan, termasuk keberhasilan meraih trofi musim lalu. Kesuksesan itu diraih di bawah asuhan Luis Enrique setelah PSG menghancurkan Inter Milan 5-0 di Allianz Arena.
Meski menyandang status juara bertahan, perjalanan PSG musim ini tidak selalu berjalan mulus. Kvaratskhelia mengakui timnya sempat mengalami kesulitan pada fase awal kompetisi akibat jadwal padat dan minim waktu pemulihan.
Menurut Khvicha Kvaratskhelia, PSG mulai menemukan ritme permainan pada pertengahan musim dan mampu kembali menunjukkan identitas mereka di lapangan.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
