
Martin Odegaard siap bawa Arsenal kalahkan PSG di final Liga Champions. (Dok. Martin Odegaard)
JawaPos.com - Martin Odegaard ingin meraih gelar Liga Champions saat Arsenal menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di final. Laga tersebut bakal dimainkan di Ferenc Puskas Stadium, Sabtu (30/5) pukul 23.00 WIB.
Kapten Arsenal tersebut punya keinginan mengangkat gelar Liga Champions setelah berhasil meraih trofi Liga Inggris musim ini. Untuk itu, Martin Odegaard sangat menantikan laga melawan PSG dan ingin memenangkannya.
"Ini adalah sesuatu yang istimewa yang dapat kami raih. Dua puluh dua tahun sejak kami [sebelumnya] memenangkan Premier League, dan sekarang kami ingin membuat sejarah lagi. Ketika Anda merasakan sensasi mengangkat trofi, Anda ingin melakukannya lagi. Itu akan sangat berarti bagi semua orang, jadi kami menantikan pertandingan ini," kata Martin Odegaard saat jumpa pers yang dikutip laman UEFA, Sabtu (30/5).
Memenangkan Liga Inggris membuat tekanan kepada Arsenal berkurang. Dengan modal memenangkan Liga Inggris, Odegaard siap mengalahkan PSG.
"Saya tidak merasa seperti orang yang berbeda [setelah memenangkan liga] tetapi kami telah berjuang begitu lama dan tekanan sekarang telah hilang. Itu tidak banyak berubah tetapi ini adalah perasaan dan pencapaian yang luar biasa. Kita perlu membawa energi dan pengalaman positif ini untuk besok (hari ini) dan kami hanya menantikan untuk bermain sekarang," imbuh pemain timnas Norwegia tersebut.
Gelar Liga Champions menjadi salah satu gelar yang diinginkan Odegaard sejak kecil. Dan kini, gelandang 27 tahun tersebut tinggal selangkah lagi untuk mewujudkannya.
"Saya telah memimpikan memenangkan trofi ini sejak saya tumbuh bermain sepak bola bersama teman-teman saya. Di lapangan kecil di sebelah rumah saya, saya memimpikan momen-momen ini, bermain di final ini dan memenangkannya. Mimpi itu telah ada sepanjang hidup saya," terang Odegaard.
Menghadapi PSG, Odegaard menganggap lawannya itu yang juga juara bertahan punya kualitas bagus. Meskipun demikian, Arsenal akan tetap menerapkan permainan seperti biasanya.
"Kami bermain melawan tim yang bagus dengan banyak kualitas, tetapi kami memiliki keyakinan penuh pada diri kami sendiri, apa yang dapat kami lakukan, sepak bola yang dapat kami mainkan, dan hasil yang dapat kami raih," pungkas Martin Odegaard.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
