
Kai Havertz tegaskan Arsenal datang ke final Liga Champions dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Liga Premier. (ig @kaihavertz29)
JawaPos.com - Jelang final Liga Champions antara Arsenal dan Paris Saint-Germain, atmosfer ketegangan mulai terasa di kalangan pendukung kedua tim. Namun di dalam kubu The Gunners, suasana yang muncul justru sebaliknya.
Arsenal datang ke Budapest dengan rasa percaya diri yang tinggi setelah menutup musim domestik dengan cara yang sempurna. Gelar Liga Premier yang berhasil mereka raih menjadi suntikan moral besar menjelang laga paling penting musim ini.
Melansir Daily Cannon, striker Arsenal Kai Havertz, mengakui bahwa PSG merupakan salah satu tim terbaik di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, dia menegaskan bahwa Arsenal tidak datang ke final dengan rasa takut.
“Sejujurnya, mereka mungkin tim terbaik di Eropa tahun lalu. Mereka telah memainkan musim yang luar biasa lagi," kata Havertz.
Meski memberikan pujian kepada lawan, pemain asal Jerman tersebut menilai Arsenal memiliki alasan kuat untuk percaya diri menghadapi juara Prancis itu.
“Dan bagi kami, saya rasa ini adalah kali kedua klub ini mencapai final. Tapi kami sangat percaya diri. Kami telah berjuang di level tertinggi selama beberapa tahun terakhir dan akhirnya memenangkan Liga Primer, jadi saya rasa itu juga memberi kami dorongan besar," ungkap Kai Havertz.
Baca Juga:Keunggulan Arsenal Dibandingkan PSG di Final Liga Champions: Bisa Menang dengan Berbagai Cara
Menurut Havertz, pencapaian menjuarai Liga Premier setelah penantian panjang telah memberikan keyakinan tambahan kepada seluruh skuad Arsenal. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa tim asuhan Mikel Arteta mampu melewati tekanan besar dan bersaing hingga akhir musim.
“Kita lihat saja nanti. Kurasa, tidak masalah apakah kita tim yang kurang diunggulkan atau apa pun, kita akan turun ke lapangan dan mengalahkan mereka," tandas Kai Havertz.
Rasa percaya diri yang diungkapkan Havertz juga sejalan dengan pandangan sang manajer, Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa Arsenal datang ke final dengan satu tujuan yang sangat jelas, yakni memenangkan pertandingan dan mengukir sejarah baru bagi klub.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
