
Mikel Arteta tetap optimis meski gagal amankan gelar juara Liga Champions. (@Arsenal/X)
JawaPos.com - Arsenal harus menelan kekecewaan setelah gagal meraih gelar Liga Champions pertama mereka. Bermain di Budapest pada Sabtu (30/5), The Gunners kalah 3-4 dalam adu penalti dari Paris Saint-Germain (PSG) setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit pertandingan.
Kekalahan atas PSG di final liga Champions, membuat Arsenal harus menutup musim hanya dengan satu trofi, yakni gelar Premier League. Meskipun demikian, sang gelandang Declan Rice menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang besar untuk meraih lebih banyak trofi.
Dalam wawancara bersama TNT Sports usai laga, Declan Rice mengungkapkan bahwa tekanan dan emosi dalam laga final sangat tinggi.
“Emosi dan taruhannya sangat tinggi. Ini terasa kejam. Dia (Arteta) berbicara tentang betapa besarnya rasa cintanya kepada kami sebagai sebuah tim, serta bagaimana kami telah memberikan 100 persen di setiap pertandingan, menghadapi segala tantangan yang datang kepada kami,” kata Rice.
Meskipun demikian, Rice masih optimis meraih hasil lebih baik musim depan. “Ini baru permulaan bagi kami. Kami berhasil melewati Premier League dan final ini seharusnya menjadi langkah berikutnya, tetapi belum tercapai. Kami akan terus berkembang,” ujar Rice.
Sementara itu, pelatih Arsenal Mikel Arteta juga menyampaikan rasa bangga terhadap para pemain. Namun tetap mengaku kecewa atas hasil yang didapat.
“Pertama-tama, kami harus melalui rasa sakit ini, mencernanya, lalu mengubahnya menjadi bahan bakar untuk berkembang ke level yang lebih tinggi,” kata Arteta dikutip dari Sky Sport.
Arteta juga memberikan pujian kepada PSG yang menurutnya merupakan tim terbaik di dunia saat ini, terutama dalam penguasaan bola dan kualitas individu pemain. “Saya ingin mengucapkan selamat kepada PSG. Apa yang mereka lakukan dengan bola dan kemampuan individu mereka luar biasa,” ujar dia.
Meski gagal di final, Arteta menilai perjalanan Arsenal musim ini tetap patut diapresiasi. Sang pelatih mengingatkan bahwa klub telah menunggu 22 tahun untuk kembali menjuarai liga domestik dan baru kedua kalinya dalam sejarah mencapai final Liga Champions.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022