
Kevin De Bruyne sampaikan kritik kepada Antonio Conte. (@kevindebruyne/Instagram).
JawaPos.com - Gelandang asal Belgia Kevin De Bruyne menyampaikan kritik secara terbuka kepada mantan pelatihnya di Napoli, Antonio Conte, setelah menjalani musim yang dinilainya jauh dari ekspektasi. Antonio Conte sendiri resmi meninggalkan Napoli pada 25 Mei setelah dua tahun menjabat.
Alih-alih menyampaikan salam perpisahan hangat, De Bruyne justru mengaku senang atas kepergian sang pelatih “Apakah saya senang dia pergi? Ya. Menurut saya, dia memang tidak seharusnya bertahan,” ujar De Bruyne.
Pernyataanya itu disampaikan De Bruyne kepada media asal Belgia Nieuwsblad. Konflik antara keduanya diduga berawal dari perbedaan filosofi sepak bola antara De Bruyne dan Conte. De Bruyne merasa lebih menekankan pentingnya gaya bermain yang efektif dan menyenangkan untuk dijalani di lapangan.
Menurutnya, janji awal Conte terkait pendekatan permainan yang lebih atraktif tidak pernah terealisasi. “Musim ini membuat saya sadar betapa pentingnya jenis sepak bola yang dimainkan sebuah tim. Permainan itu juga harus menyenangkan dan aspek itu sangat saya rindukan,” kata De Bruyne.
Pemain berusia 33 tahun itu juga mengaitkan performanya yang kurang maksimal dengan minimnya kecocokan taktik sang pelatih. De Bruyne mengaku kesulitan menemukan ritme permainan, terutama setelah kembali dari cedera. “Di awal musim dan setelah pulih dari cedera, saya sebenarnya berada di level yang baik. Namun, sulit bagi saya karena pelatih memiliki visi sepak bola yang sangat berbeda. Saya tidak pernah benar-benar bermain di posisi saya sepanjang musim,” ungkapnya.
Selain itu, De Bruyne juga mengkritik pendekatan permainan tim yang dinilai terlalu defensif. “Kami bermain dengan garis pertahanan sangat rendah. Bahkan pencetak gol terbanyak tim hanya mencetak 10 gol, angka itu sudah cukup menjelaskan situasinya,” tambah De Bruyne.
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, kontrak De Bruyne sebenarnya masih tersisa satu tahun, tetapi ia membuka kemungkinan untuk mengevaluasi masa depannya. Keputusannya itu akan sangat bergantung pada arah strategi klub ke depan. “Saya masih memiliki satu tahun kontrak, tetapi saya ingin berbicara terlebih dahulu dengan pihak klub. Banyak hal akan bergantung pada strategi yang mereka pilih,” ujarnya.
Situasi itu membuat spekulasi mengenai kemungkinan hengkangnya De Bruyne dalam waktu dekat semakin kuat, terutama jika klub tidak melakukan perubahan signifikan dalam pendekatan permainan yang sesuai dengan karakter sang pemain.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
