
Timnas Thailand. (Istimewa)
JawaPos.com - Timnas Thailand kembali mencatatkan rekor unik di level internasional. Pada pertandingan melawan China dalam laga resmi FIFA, tim berjuluk Gajah Perang itu menurunkan susunan pemain dengan rata-rata usia mencapai 31,8 tahun.
Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam sejarah Timnas Thailand untuk kategori starting XI pada pertandingan resmi FIFA. Rekor ini sekaligus melampaui catatan sebelumnya 30,5 tahun saat Thailand menghadapi Singapura pada November 2025.
Menariknya, sejumlah pemain senior masih menjadi andalan dalam skuad Thailand. Nama-nama berpengalaman seperti Teerasil Dangda, Sarach Yooyen, hingga Natphong Sairiya kembali dipercaya tampil sejak menit pertama.
Teerasil Dangda yang kini berusia 38 tahun menjadi pemain tertua dalam susunan starter Thailand saat menghadapi China. Striker legendaris tersebut tetap mendapatkan kepercayaan berkat pengalaman dan kontribusinya yang masih dianggap penting bagi tim.
Selain Teerasil, terdapat beberapa pemain yang sudah memasuki usia kepala tiga seperti Sarach Yooyen (34 tahun), Natphong Sairiya (34 tahun), Suphanan Burirat (32 tahun), Manuel Tom Biers (32 tahun), Suphanat Burirak (32 tahun), serta Thitipan Puangjan (32 tahun).
Sementara itu, pemain termuda dalam susunan starter adalah Teeraphakorn Pheapphimay yang baru berusia 23 tahun. Kehadirannya menjadi pengecualian di tengah dominasi pemain senior dalam skuad utama Thailand.
Baca Juga:Bukan Sekadar Desain, Ini Alasan Timnas Haiti Pasang Bendera Polandia di Jersey Piala Dunia
Suphanan Burirat (32 tahun)
Narubodin Weerawatnodom (31 tahun)
Natphong Sairiya (34 tahun)
Manuel Tom Biers (32 tahun)
Kritsada Kaman (27 tahun)
Suphanat Burirak (32 tahun)
Sarach Yooyen (34 tahun)
Weerathep Pompan (29 tahun)
Thitipan Puangjan (32 tahun)
Teerasil Dangda (38 tahun)
Teeraphakorn Pheapphimay (23 tahun)
Rekor ini menunjukkan bahwa Thailand masih mengandalkan banyak pemain berpengalaman dalam menghadapi pertandingan penting. Namun di sisi lain, data tersebut juga memunculkan pembahasan mengenai regenerasi skuad yang mulai menjadi tantangan bagi sepak bola Thailand dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan rata-rata usia yang terus meningkat, menarik untuk melihat bagaimana Thailand menyeimbangkan kebutuhan akan pengalaman dan proses regenerasi guna menjaga daya saing mereka di level Asia Tenggara maupun Asia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022