
Stephanie Frappart diangkat UEFA sebagai Refereeing Officer. (@UEFA/X)
JawaPos.com - Stephanie Frappart merupakan wasit perempuan pertama yang memimpin pertandingan Piala Dunia pria. Frappart resmi bergabung dengan staf UEFA dalam peran baru sebagai Refereeing Officer pada Kamis (25/6). Dalam jabatan barunya, Frappart akan bekerja penuh waktu untuk membantu pengembangan perwasitan di Eropa.
Frappart akan terlibat dalam pelatihan wasit, penunjukan ofisial pertandingan di berbagai kompetisi UEFA, serta pemantauan performa dan pemberian arahan teknis kepada para pengadil lapangan. Dilansir dari ESPN, Frappart menggantikan Dagmar Damkova, mantan wasit top asal Republik Ceko yang telah lama berkontribusi dalam dunia perwasitan elite UEFA.
Baca Juga: Bantu Juarai Premier League, Arsenal Resmi Permanenkan Piero Hincapie dari Bayer Leverkusen
UEFA juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan jasa Damkova selama bertahun-tahun. “UEFA ingin menyampaikan terima kasih kepada Pejabat Wasit Dagmar Damkova atas kontribusi signifikannya terhadap dunia perwasitan elite selama bertahun-tahun. Dedikasi, keahlian, dan pengabdiannya sangat dihargai dan diapresiasi,” tulis UEFA dikutip dari situs resminya.
Frappart yang saat ini berusia 42 tahun dikenal sebagai salah satu pelopor dalam membuka jalan bagi wasit perempuan di sepak bola pria. Kariernya dipenuhi berbagai pencapaian bersejarah. Frappart menjadi wasit perempuan pertama yang memimpin pertandingan Ligue 1 Prancis pada 2019, Liga Champions pria 2020, hingga pertandingan Piala Dunia pria 2022.
Saat Piala Dunia 2022 di Qatar, Frappart memimpin laga fase grup antara Jerman dan Kosta Rika yang berakhir dengan skor 4-2. Selain itu, Frappart juga mencatat sejarah ketika memimpin laga Piala Super UEFA 2019 antara Liverpool dan Chelsea di Istanbul yang menjadikannya perempuan pertama yang memimpin pertandingan final kompetisi pria UEFA.
Karier internasionalnya dimulai sejak 2010 dan sejak itu Frappart telah memimpin lebih dari 100 pertandingan UEFA. Tidak hanya di sepak bola pria, Frappart juga memiliki rekam jejak impresif di sepak bola wanita. Frappart pernah memimpin final Piala Dunia Wanita 2019 serta final Kejuaraan Eropa Wanita 2025.
Dalam peran barunya, Frappart diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan sistem perwasitan UEFA. Frappart akan membantu memastikan kualitas wasit tetap terjaga, sekaligus mendukung regenerasi dan peningkatan standar kepemimpinan di kompetisi Eropa.
Sementara itu, di ajang Piala Dunia Pria 2026, wasit perempuan lainnya juga terus mencatatkan kiprah. Tori Penso dari Amerika Serikat memimpin pertandingan keduanya dalam laga Jerman menghadapi Ekuador pada Jumat (26/6). Sebelumnya, Penso juga memimpin laga imbang 1-1 antara Afrika Selatan dan Ceko.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022