
Pelatih Hansi Flick bawa Barcelona juara La Liga setelah kalahkan Real Madrid 2-0 di El Clasico. (Dok. IG @momentodeportivoperu)
JawaPos.com - Nama Hansi Flick kini identik dengan proyek baru Barcelona. Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa ketertarikan Joan Laporta terhadap pelatih asal Jerman itu sudah muncul jauh sebelum Flick benar-benar menangani Blaugrana.
Kisah tersebut bermula ketika Presiden Barcelona Joan Laporta membaca wawancara Ralf Rangnick. Sosok yang dikenal sebagai salah satu pelopor sepak bola modern Jerman itu menarik perhatian Laporta lewat pandangan dan ide-ide mengenai perkembangan sepak bola.
Merasa terkesan, Joan Laporta kemudian meminta wakil presiden Barcelona Rafa Yuste mengatur pertemuan langsung dengan Ralf Rangnick. Pertemuan itu akhirnya terlaksana sehari sebelum Laporta resmi kembali menjabat sebagai presiden Barcelona.
Dalam kesempatan tersebut, Laporta mengajukan satu pertanyaan penting kepada Rangnick. Dia ingin mengetahui siapa pelatih dari sekolah sepak bola Jerman yang paling tepat untuk menangani Barcelona.
Rangnick menjawab dengan cukup rinci. Menurut dia, Jurgen Klopp merupakan pelatih terbaik dari sisi kualitas secara keseluruhan. Namun, dia menilai filosofi permainan Klopp tidak sepenuhnya sesuai dengan identitas Barcelona yang selama ini mengutamakan penguasaan bola dan permainan kombinasi.
Dia kemudian menyebut Julian Nagelsmann sebagai pelatih dengan kemampuan taktik yang sangat tinggi. Meski begitu, Rangnick merasa Nagelsmann masih memiliki tantangan dalam mengelola ruang ganti, terutama ketika harus menangani skuad yang dipenuhi pemain bintang.
Dari berbagai nama yang dipertimbangkan, Rangnick justru menilai Hansi Flick sebagai sosok yang paling ideal untuk Barcelona. Flick memiliki perpaduan lengkap antara kecerdasan taktik, kemampuan membangun hubungan dengan pemain, serta kepiawaian mengelola atmosfer ruang ganti.
Tak hanya itu, Flick juga dinilai mampu memberikan kepercayaan kepada para pemain muda, sesuatu yang selalu menjadi bagian penting dalam tradisi Barcelona. Saran tersebut disebut meninggalkan kesan mendalam bagi Laporta.
Sejak saat itu, Flick menjadi nama yang terus berada dalam pertimbangannya setiap kali membahas masa depan kursi pelatih Barcelona. Meski demikian, rencana itu belum bisa diwujudkan saat itu. Flick masih terikat sebagai pelatih Timnas Jerman sehingga Barcelona harus menunggu kesempatan yang tepat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
