
Rafael Benitez. (Dok. JP)
JawaPos.com – Rafael Benitez membuka peluang untuk kembali melatih di Liga Inggris setelah berpisah dengan klub Liga Yunani, Panathinaikos, pada Mei lalu.
Mantan pelatih Liverpool, Chelsea, dan Newcastle United itu masih belum memiliki klub sejak dipecat Panathinaikos usai hanya mampu membawa tim finis di peringkat keempat Liga Yunani.
Dalam wawancara bersama talkSPORT, Benitez mengaku masih ingin melanjutkan karier sebagai pelatih di Eropa, termasuk jika mendapat kesempatan kembali ke Premier League.
"Ini adalah pengalaman yang berharga, karena harus diakui para penggemar bahkan presiden klub bersikap baik. Hanya saja, cara kerja di Yunani terus mengganti pelatih. Mereka tidak sabaran. Saya rasa sekarang hal serupa juga terjadi di berbagai belahan dunia lain," ujar Benitez.
Pelatih asal Spanyol berusia 66 tahun itu menilai dunia sepak bola modern semakin minim kesabaran terhadap pelatih. "Ingatlah, saya berada di Liverpool selama enam tahun, Newcastle tiga tahun, dan Chelsea tujuh hingga delapan bulan. Saya meraih kesuksesan dalam semua proyek tersebut, namun tampaknya saat ini tidak lagi memiliki kesabaran," lanjutnya.
Meski menyadari persaingan semakin ketat, Benitez tetap optimistis bisa kembali menangani klub besar di Eropa. "Tidak terlalu banyak tim di Inggris, terutama di Liga Premier, yang akan berkata, 'Oke, kami akan merekrutnya.' Sekarang mereka lebih memilih pelatih muda yang mengusung sepak bola progresif. Namun, saya siap menghadapi tantangan berikutnya."
Benitez menegaskan dirinya tidak hanya membuka peluang kembali ke Inggris, tetapi juga siap menerima tawaran dari kompetisi lain di Eropa. "Saya tidak hanya mempertimbangkan Liga Premier, tetapi juga Serie A atau liga mana pun, asalkan bisa tetap berkarier di Eropa, itu sudah bagus bagi saya."
Jika belum mendapat kesempatan melatih klub, Benitez mengaku siap mempertimbangkan opsi lain. "Jika tidak, mungkin saya harus mempertimbangkan tim nasional atau proyek lain. Namun sejujurnya, saya siap kembali beraksi karena kami telah berkecimpung di dunia sepak bola sepanjang hidup kami dan menikmatinya," pungkasnya.
Benitez dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses asal Spanyol. Bersama Liverpool, ia mempersembahkan gelar Liga Champions 2004/2005 dan Piala FA 2005/2006. Ia juga membawa Chelsea menjuarai Liga Europa 2012/2013 serta mengantarkan Newcastle United menjuarai Championship 2016/2017.
Pada 2021, Benitez juga mencatat sejarah sebagai pelatih yang pernah menangani Liverpool dan Everton, rival sekota di Merseyside, setelah sebelumnya hanya William Edward Barclay yang melakukannya pada abad ke-19.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
