
Mural Ferran Torres bersama trofi Piala Dunia dirusak separatis Catalunya. (Istimewa)
JawaPos.com - Mural bergambar penyerang Barcelona Ferran Torres menjadi sasaran aksi vandalisme yang diduga dilakukan sekelompok separatis Catalunya. Lukisan yang memperlihatkan Ferran sedang mencium trofi Piala Dunia itu dirusak dengan cat berwarna putih pada bagian wajah serta dipenuhi berbagai tulisan bernada politik.
Dalam aksi tersebut, pelaku menuliskan sejumlah pesan seperti Terkutuklah Spanyol dan Kami ingin timnas Catalunya. Coretan itu langsung menarik perhatian publik karena mengaitkan simbol keberhasilan tim nasional Spanyol dengan isu politik yang telah lama berkembang di wilayah Catalunya.
Peristiwa tersebut kembali mengingatkan bahwa hubungan antara sebagian kelompok separatis Catalunya dengan simbol-simbol negara Spanyol masih menyisakan ketegangan. Timnas Spanyol kerap menjadi salah satu simbol yang diprotes oleh kelompok yang menginginkan Catalunya berdiri sebagai negara merdeka dan memiliki tim nasional sendiri di level internasional.
Ferran Torres sendiri merupakan salah satu pemain penting bagi Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Penyerang berusia 26 tahun yang lahir di Foios pada 29 Februari 2000 itu dikenal sebagai pemain serbabisa yang dapat beroperasi sebagai penyerang tengah maupun winger.
Karir profesionalnya dimulai bersama Valencia sebelum melanjutkan perjalanan ke Manchester City pada 2020. Setelah satu setengah musim di Inggris, Ferran bergabung dengan Barcelona pada akhir 2021 dan terus menjadi bagian penting dalam lini depan klub asal Catalunya tersebut.
Hingga Juli 2026, Ferran telah mencatatkan 140 penampilan dan mencetak 41 gol bersama Barcelona di berbagai kompetisi. Sementara bersama tim nasional Spanyol, dia telah mengoleksi 65 caps dengan torehan 25 gol, menjadikannya salah satu pemain paling berpengalaman di generasinya.
Mural Ferran Torres. (Istimewa)
Popularitas Ferran semakin meningkat setelah keberhasilannya membawa Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026. Mural yang menjadi sasaran vandalisme itu sebelumnya dibuat sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian tersebut.
Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas aksi perusakan tersebut maupun langkah hukum yang akan ditempuh. Otoritas setempat juga belum memberikan keterangan terkait proses penyelidikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022