
Pemain Tim Nasional Argentina Lionel Messi (Instagram @afaseleccion)
JawaPos.com – FIFA resmi membuka proses disipliner terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menyusul berbagai insiden yang terjadi selama Piala Dunia FIFA 2026.
Investigasi tersebut dilakukan berdasarkan dugaan pelanggaran Kode Disiplin FIFA dan masih berada pada tahap penyelidikan.
Berikut 4 kontroversi yang menjadi fokus pemeriksaan FIFA terhadap Argentina, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (30/7).
1. Dugaan Penggunaan Pesan Bermuatan Politik
FIFA menyelidiki kemunculan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son argentinas” yang dibawa pemain Argentina seusai semifinal melawan Inggris. Organisasi tersebut menilai penggunaan ajang olahraga untuk menyampaikan pesan di luar sepak bola berpotensi melanggar aturan disiplin. Temuan ini akan menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum keputusan akhir ditetapkan.
2. Dugaan Tindakan Diskriminatif dan Rasis
FIFA turut menyelidiki laporan mengenai nyanyian, gestur, serta dugaan perilaku diskriminatif yang melibatkan pendukung maupun anggota tim Argentina selama turnamen. Dugaan tersebut berkaitan dengan pelanggaran terhadap ketentuan mengenai diskriminasi dan perilaku rasis. Seluruh bukti akan diperiksa sebelum FIFA menentukan ada atau tidaknya pelanggaran.
3. Dugaan Pelanggaran Ketertiban dan Keamanan Pertandingan

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
